Kasus Positif Covid-19 Naik Lebih 100% dalam Dua Bulan Terakhir

Satgas menyatakan kenaikkan kasus positif Covid-19 berdampak pada keterisian rumah sakit yang mencapai di atas 70%.
Image title
29 Desember 2020, 19:21
satgas covid-19, covid-19, virus corona, rumah sakit, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.
Seorang tenaga kesehatan dengan pakaian pelindung diri lengkap di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung, Jawa Barat, Senin (13/7/2020). Kapasitas rumah sakit hampir terisi penuh karena peningkatan kasus positif Covid-19 dalam dua bulan terakhir.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat kenaikkan tajam kasus positif di Tanah Air. Peningkatan tersebut terjadi dalam dua bulan terakhir. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menagtakan pada minggu pertama November 2020, kenaikkan penderita positif Covid-19 berkisar 23.o00. Namun pada minggu terakhir Desember 2020, angkanya mencapai 48.435. 

"Naik lebih dari 100% dalam delapan minggu. Kenaikkan kasus tiak hanya memakan nyawa tapi beban berat tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual pada Selasa (29/12) malam.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, terdapat lima provinsi dengan keterisian ruang isolasi yang cukup tinggi. Lima provinsi tersebut terdiri dari Jawa Barat, Yogyakarta, Banten dengan masing-masing keterisian ruang isolasi sebesar 77%.

Advertisement

Kemudian ada Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan masing-masing keterisian ruang isolasi sebanyak 72%. Sedangkan persentase keterisian tempat tidur isolasi secara nasional mencapai 62,63% dan ruang ICU sebanyak 55,6% pada 27 Desember 2020.

Dengan kondisi tersebut, Wiku mengatakan Satgas telah meminta Dinas Kesehatan di daerah untuk menambah ruang isolasi dan ICU sebanyak 30-40% dari jumlah yang ada.

Selain itu, Satgas menebitkan buku pedoman pengedalian revisi kelima dan protokol tata laksana Covid-19. Terakhir, ketentuan Menteri Kesehatan bagi manjemen rumah sakit dalam rangka indikator pelayanan. 

"Diperlukan sistem layanan kesehatan pusat dan daerah yang terjalin simultan. Hal itu penting karena penanganan Covid-19 akan lebih efekti jika diselesaikan bersama-sama," kata dia.

Di sisi lain, masyarakat juga bisa mencegah terinfeksi virus corona dengan disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait