Kasus Covid-19 Tinggi, RI BIsa Jadi Ladang Subur Mutasi Virus Corona

Untuk mencegah mutasi virus corona, pemerintah harus dapat mengendalikan pandemi.
Image title
30 Desember 2020, 21:57
vaksin virus corona, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
Adi Maulana Ibrahim |Katadata
Pengendara melintas di depan mural lawan covid-19 di Kawasan Tomang, Jakarta Barat, Rabu (2/12/2020). TIngginya kasus Covid-19 di Indonesia berisiko meningkatkan probabilitas mutasi virus corona.

Penemuan mutasi virus corona di Inggris sempat menggegerkan dunia. Pasalnya, varian virus baru tersebut mampu menyebar lebih cepat. 

Ahli Epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, menyebut mutasi virus harus menjadi sinyal serius dalam penanganan pandemi. Pasalnya, mutasi merupakan sifat dasar virus yang dilakukan karena perlu berevolusi atau beradaptasi dengan lingkuan sekitarnya 

Mutasi itu terjadi saat virus menginfeksi atau bereplikasi dalam tubuh manusia dan hewan. Semakin banyak infeksi di suatu negara, semakin banyak virus yang kemungkinan bermutasi. 

"Dengan kondisi tersebut, Indonesi amenjadi ladang subur virus bermutasi, karena positivity rate yang tinggi dan sebagian kasus tidak terdeteksi di masyarakat. Sehingga kita punya potensi melahirkan strain baru," kata Dicky kepada Katadata.co.id pada rabu (30/12).

Advertisement

Dia pun mencontohkan situasi pandemi ketika virus SARS melanda Indonesia. Menurut dia, Indonesia saat itu memiliki strain SARS sendiri. 

Dengan potensi adanya mutasi virus di Indonesia, dia mengingatkan pemerintah agar situasi pandemi segera dikendalikan. Caranya dengan melaksankaan 3T yaitu tes, telusur, dan tindak lanjut.

Selain itu, pemerintah harus melaksanakan genomic sequencing terhadap pelaku perjalan dari luar negeri dengan hasil tes PCR positif. Menurut dia, pelaku perjalanan dari luar negeri tersebut harus diperiksa dan dikarantina selama 2 minggu.

Pemerintah juga perlu melacak orang-orang yang datang dalam satu bulan terakhir, terutama dari Inggris, Afrika Selatan, dan Denmark yang merupakan tempat varian virus baru ditemukan. "Cari mereka dan tanyakan apakah pernah sakit Covid-19. Jika positif, strainnya harus diperiksa. Itu langkah yang berat sekali tapi itulah strateginya menghadapi mutasi virus corona," ujarnya. 

Dia juga meminta pemerintah melaksanakan pemeriksaan genom di tiap daerah dengan menguji 2-5% kasus psoitif Covid-19. Dengan begitu, pemerintah memiliki data yang lengkah untuk mengetahui ada tidaknya strain baru virus corona.  

Di sisi lain, masyarakat juga harus menjalankan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilitas. 

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait