WHO: Pandemi Tahun Ini Bisa Lebih Sulit Karena Varian Baru Covid-19

Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan juga turun terutama saat musim libur akhir tahun.
Image title
14 Januari 2021, 14:51
who, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, internasional, gerakan 3M
ANTARA/Shutterstock
Ilustrasi, logo WHO. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut tahun kedua pandemi akan lebih sulit karena varian baru virus corona.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memproyeksi pandemi corona akan lebih sulit ditangani pada tahun ini. Itu lantaran muncul varian virus corona yang lebih cepat menyebar, terutama di belahan bumi bagian utara. 

Pejabat Senior bidang Kedaruratan WHO Mike Ryan mengatakan musim dingin diikuti kemunculan varian baru virus corona terutama di Eropa dan Amerika Utara. Di sisi lain, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan cenderung turun saat musim liburan akhir tahun.

Kedua hal terseut menyebabkan kasus Covid-19 melonjak. Organisasi tersebut pun menemukan lima juta kasus baru yang dilaporkan minggu lalu berkaitan dengan mutasi virus dan musim liburan.

Adapun jumlah kematian di seluruh dunia telah mendekati 2 juta orang dengan 91,5 juta orang terinfeksi. "Bisa lebih sulit karena dinamika transmisi dan beberapa masalah yang kami lihat," kata Pejabat Darurat Tertinggi WHO Mike Ryan dikutip dari Reuters pada Kamis (14/1).

Pimpinan Teknis WHO untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove, mengingatkan bahwa situasi akan menjadi semakin buruk di beberapa negara setelah libur panjang. Ditambah dengan varian baru virus corona yang lebih menular. 

Akibat hal tersebut, seluruh negara di Eropa mengumumkan pembatasan sosial yang lebih ketat dan lebih lama. Meski begitu, dia khawatir aturan tersebut tak akan berpengaruh banyak terhadap kurva pandemi yang naik turun.

Dia pun menyerukan agar semua orang menjaga jarak fisik. "Semakin jauh, semakin baik, dan pastikan Anda menjaga jarak dari orang-orang di luar rumah tangga Anda," ujar Kerkhove.

Selain menjaga jarak, pemerintah juga mengharuskan masyarakat memakai masker dan mencuci tangan. Ketiga langkah tersebut merupkan upaya untuk memutus mata rantai Covid-19.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait