Total Orang yang Butuh Perawatan Covid-19 di RI Capai 170 Ribu

Sedangkan jumlah ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit seluruh Indonesia hanya 81 ribu.
Image title
29 Januari 2021, 18:14
covid-19, virus corona, rumah sakit, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/REUTERS/Willy Kurniawan/WSJ/cf
Foto: Willy Kurniawan. Seorang pasien menderita penyakit virus korona (COVID-19) bernapas dengan masker non-rebreather dalam sebuah ruang isolasi di sebuah rumah sakit di Bogor, Indonesia, Selasa (26/1/2021). Jumlah orang yang tengah sakit Covid-19 di Indonesia menembus angka 170 Ribu.

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Indonesia terus meningkat. Pada Jumat (29/1), kasus Covid-19 bertambah 13.802.

Sehingga total orang yang terinfeksi virus tersebut di Tanah Air mencapai 1.051.795. Dari jumlah tersebut sebanyak 170.017 merupakan kasus aktif.

Adapun kasus aktif mengindikasikan jumlah orang terinfeksi virus corona yang membutuhkan perawatan medis. Tingginya jumlah kasus aktif tidak sebanding dengan kapasitas rumah sakit.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah tempat tidur di seluruh rumah sakit rujukan hanya mencapai 81.000. Angka tersebut kurang dari separuh jumlah kasus aktif.

Advertisement

Dengan kondisi tersebut, pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah tempat tidur di rumah sakit. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Prof. Kadir pada Rabu (27/1) meminta rumah sakit swasta ikut menyediakan layanan bagi pasien Covid-19.

Khusus rumah sakit di zona merah diminta menyediakan tempat tidur hingga 40% dari kapasitas. Untuk rumah sakit di zona kuning diminta sebanyak 30% dan zona hijau sebanyak 20%.

Di sisi lain , Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah juga berupaya menambah jumlah tenaga kesehatan. Meski begitu, upaya tersebut akan sia-sia jika orang yang terinfeksi virus corona terus bertambah.

"Penambahan rumah sakit dan tenaga kesehatan tidak akan cukup jika kasus Covid-19 tidak menurun," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual pada Kamis (28/1).

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat bersinergi dengan pemerintah untuk melaksanakan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.


Tambahan Kasus Kesembuhan Lebih dari 10.000

Selain menekan penambahan kasus baru Covid-19, penurunan kasus aktif juga bisa tercapai jika banyak orang yang sembuh dari infeksi virus corona. Pada Jumat (29/1) jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 bertambah 10.138.

Sehingga total angka kesembuhan di Indonesia mencapai 852.260. Adapun penambahan kasus kesembuhan tertinggi pada hari ini disumbang oleh Jakarta dan Jawa barat dengan masing-masing 2.428 dan 2.238.

Disusul oleh Jawa Timur dan Banten yang masing-masing mencapai 1.013 dan 926. Kenaikkan jumlah kesembuhan sejalan dengan peningkatan kasus Covid-19 di wilayah tersbebut.

Di sisi lain, pemerintah juga mencatat kenaikkan angka kematian sebesar 187 orang. Jumlahnya memang tidak sebesar hari sebelumnya yang mencapai 476 orang. Namun, tingkat angka tersebut masih cukup tinggi.

Adapun penambahan  angka kematian tertinggi pada hari ini disumbang oleh Jawa Timur sebanyak 52 orang. Disusul oleh Jakarta sebesar 44 orang, Jawa Tengah sebanyak 23 orang, dan sisa provinsi lainnya mencatatkan kasus di bawah 10 orang.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait