Kota Bogor akan Terapkan Ganjil Genap Saat Akhir Pekan

Kebijakan ganjil-genap sebagai upaya mengurangi kerumunan yang kerap terjadi di Kota Bogor saat akhir pekan.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
4 Februari 2021, 20:44
ganjil genap, lalu lintas, kendaraan, covid-1, virus corona, pandemi corona, pandemi, bogor, jawa barat, gerakan 3M
Adi Maulana Ibrahim |Katadata
Wali Kota Bogor, Bima Arya dalam acara webinar Katadata Regional Summit 2020, Selasa (3/11/2020). Kota Bogor akan menerapkan ganji genap setiap akhir pekan mulai 6 Februari 2021.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Pemerintah Kota Bogor akan menerapkan kebijakan ganjil-genap mulai Sabtu (6/2). Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi kerumunan agar kasus Covid-19 menurun. 

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan kebijakan ganjil-genap akan diterapkan pada Sabtu-Minggu pada pekan ini. Sedangkan pada pekan depan akan berlaku pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. 

Kebijakan tersebut diterapkan pada seluruh kendaraan roda dua dan roda empat. "Anda hanya boleh masuk dan berkendara di Kota Bogor apabila plat nomor anda sesuai dengan tanggal tersebut," ujar Arya dilansir dari akun Instagram @bimaaryasugiarto pada Kamis (4/2). 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, mengatakan jajarannya akan memutarbalikkan kendaraan jika plat nomornya tidak sesuai tanggal. Hal itu berlaku pada pengendara roda dua dan roda empat dari dalam dan luar Kota Bogor. 

Di sisi lain, Bima mengatakan kebijakan tersebut merupakan upaya Pemkot Bogor untuk menekan penularan virus corona. Terutama dalam mengurangi kerumunan yang mungkin terjadi di Kota Bogor saat akhir pekan. 

Hingga 3 Februari 2021, Kota Bogor mencatat tambahan kasus positif sebesar 168 orang. Sehingga total orang yang terinfeksi virus corona di sana sebanyak 8.933.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.272 telah sembuh atau selesai isolasi mandiri. Angkanya bertambah 234 dari hari sebelumnya.

Sedangkan orang yang meninggal akibat Covid-19 bertambah tiga. Sehingga total angka kematian di Kota Bogor mencapai 164 orang.

Selain itu, terdapat 1.497 orang yang masih sakit Covid-19. Angkanya berkurang 69 orang dari hari sebelumnya.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait