Vaksin Covid-19 Buatan Sinopharm Aman Digunakan pada Anak-anak

Sinopharm sedang menanti izin dari otoritas Tiongkok agar vaksin yang mereka kembangkan bisa digunakan oleh anak-anak mulai usia 3 tahun hingga 17 tahun.
Image title
5 Februari 2021, 19:38
vaksin virus corona, sinopharm, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, tiongkok, gerakan 3M
AstraZeneca
Ilustrasi, vaksin virus corona. Sinopharm tengah menanti izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 pada anak dan remaja.

Pemerintah Tiongkok pada Rabu (3/2) mengumumkan rencana pemberian 10 juta dosis vaksin virus corona kepada inisiasi COVAX yang digagas oleh WHO. Ada tiga perusahaan yang bakal memasok vaksin tersebut, yaitu Sinovac Biotech, China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), dan CanSino.

Dari tiga perusahaan tersebut, hanya Sinopharm yang mengklaim vaksinya aman digunakan pada anak berusia tiga hingga 17 tahun. Hal itu berdasarkan data klinis yang diperoleh anak usahanya, China National Biotec Group (CNBG), pada bulan lalu.

Meksi begitu, penggunaan vaksin pada anak-anak perlu dipantau oleh tenaga medis. "Itu karena sistem kekebalan pada anak usia tiga hingga lima tahun masih berkembang, harus diawasi dengan cermat dan ketat selama vaksinasi," kata ketua CNBG Yang Xiaoming kepada Xinhua pada Jumat (15/1). 

Reuters menyebut vaksin yang dikembangkan untuk anak-anak saat ini dalam proses permohonan izin penggunaan darurat. Sinopharm berharap izin tersebut bisa terbit pada Maret 2021. 

Selain Sinopharm, kandidat vaksin virus corona yang dikembangkan Sinovac dan CanSino Biologics sedang diuji coba pada anak-anak dan remaja. Begitu juga dengan perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna yang mulai memasukkan anak-anak berusia 12 tahun ke dalam uji klinis mereka.

Di sisi lain, Tiongkok lebih memprioritaskan kelompok berisiko sebagai penerima vaksin sejak Desember 2021. Negara tersebut juga belum berencana memberikan vaksin pada kelompok usia lebih muda dari 18 tahun dan kelompok di atas 59 tahun karena data klinis yang tidak mencukupi.

Adapun CNBG memiliki dua vaksin virus corona dalam uji klinis fase 3. Meski begitu, keduanya telah memperoleh izin penggunaan darurat oleh otoritas di Beijing pada akhir Desember 2020.

Vaksin CNBG yang disetujui untuk penggunaan publik umum efekti 79,3% mencegah orang tertular Covid-19. Namun belum ada data mengenai kemanjuran vaksin.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait