Sebanyak 1,12 Juta Orang di RI Telah Disuntik Vaksin Virus Corona

Pemerintah menargetkan dapat memvaksinasi 1.468.764 orang tenaga kesehatan pada tahap pertama.
Image title
16 Februari 2021, 19:22
vaksin virus corona, tenaga kesehatan, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M, protokol kesehatan, kesehatan
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Sejumlah tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Pemerintah menargetkan 181,5 juta orang di Indonesia menerima vaksin virus corona untuk mencapai kekebalan komunal.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah orang yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama mencapai 1.120.963 orang. Angka tersebut bertambah 24.868 dari hari sebelumnya.

Sedangkan jumlah orang yang telah mendapatkaan suntikan kedua sebanyak 537.147 orang. Jumlahnya bertambah 54.522 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Adapun cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah mencapai 76,32% dari sasaran vaksinasi tenaga kesehatan sebesar 1.468.764. Sedangkan vaksinasi dosis kedua baru mencapai 36,57% dari target.

Jika dibandingkan dengan total sasaran vaksinasi, jumlah pemberian dosis pertama hanya berkisar 0,62%. Sedangkan dibandingkan penerima dosis kedua sekitar 0,3%.

Untuk meningkatkan jumlah penerima, pemerintah berencana memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada 17 Februari 2021. Program vaksin virus corona itu bakal menyasar pekerja publik dan lansia di atas usia 60 tahun.

Pemerintah memproyeksi vaksinasi tahap kedua selesai pada Mei tahun ini. Total sasaran vaksinasi tahap kedua mencapai 38,5 juta orang yang terdiri dari 16,9 juta pekerja publik dan 21,5 juta Lansia.

Adapun pekerja publik terdiri dari pendidik (guru & dosen), pedagang pasar, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat negara, pegawai pemerintah, TNI, Polri, dan Satpol PP, pelayan publik termasuk perangkat desa, BUMN, BUMD, dan pemadam kebakaran.

Selain itu, petugas transportasi publik, atlet, wartawan dan pelaku sektor pariwisata termasuk staf hotel, restauran dan tempat wisata akan mendapat giliran vaksinasi tahap kedua.

Secara khusus pemerintah memprioritaskan guru sebagai penerima vaksinasi tahap kedua agar proses belajar mengajar tatap muka bisa segera terwujud. Terutama untuk murid-murid yang tidak dapat belajar secara daring/virtual. Sedangkan TNI dan Polri, serta kelompok pekerja keamanan lain juga menjadi prioritas pemerintah karena memiliki peran penting dalam membantu meningatkan proses pelacakan atau penelusuran kontak.

Selain itu, pemerintah memprioritaskan pekerja transportasi publik yang terdiri dari pekerja tiket dan masinis kereta api, pekerja bandara, pilot, pramugari, pekerja pelabuhan, pekerja Trans Jakarta dan MRT, supir bus, kernet, bahkan kondektur, supir taksi, dan juga ojek online.

Sebagai tahap awal vaksinasi bagi pekerja publik akan dilakukan kepada pedagang pasar yang akan berlangsung di Pasar Tanah Abang pada Rabu, 17 Februari 2021. Dalam tahap awal ini, vaksinasi bagi pedagang pasar akan berlangsung selama enam hari dan menargetkan 55.000 orang pedagang pasar di Tanah Abang.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait