Meski Rumah Sakit Tak Lagi Penuh, Ketersediaan ICU Masih Terbatas

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat keterpakaian ICU ICU selama lima pekan PPKM turun berkisar 11-29%. Namun, jumlahnya masih terbatas.
Image title
24 Februari 2021, 18:17
satgas penanganan covid-19, rumah sakit, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.
Petugas membersihkan ruangan perawatan pasien COVID-19, di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) tipe D Teluk Pucung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021). Satgas Penanganan Covid-19 menyebut hanya DKI Jakarta yang mencatatkan keterisian ruang ICU di atas 70%.

Satgas Penanganan Covid-19 menyebut keterisian rumah sakit untuk pasien Covid-19 turun selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Meski begitu, angka keterpakaian ruang ICU masih cukup tinggi. 

Kepala Bidang Data dan Informasi Teknologi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, mengatakan keterpakaian ruang ICU di tujuh provinsi di Jawa-Bali secara umum mengalami penurunan. Angkanya lebih rendah 11% hingga 29% dari sebelum PPKM.

Dengan kondisi tersebut, enam provinsi di Jawa-Bali mampu mencatat Bed Occupancy Ratio (BOR) ICU di bawah 70%. "Hanya DKI Jakarta saja yang mencatatkan keterisian ICu sebesar 72% per 22 Februari 2021," kata Dewi dalam acara "Covid-10 Dalam Angka" yang disiarkan Youtube BNPB pada Rabu (24/2). 

Lebih lanjut, Dewi mengatakan penurunan keterpakaian ICU menunjukkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik dalam penanganan pandemi. Terutama setelah lima minggu pelaksanaan PPKM. 

Meski begitu, penurunanya tidak terlalu signfikan. Pasalnya, kapasitas ruang ICU terbatas. Oleh karena itu, upaya pencegahan Covid-19 harus tetap dijalankan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

Di sisi lain, keterisian ruang isolasi bagi pasien terinfeksi virus corona juga turun. Secara nasional, keterpakaian tempat tidur isolasi di Jawa-Bali berada di bawah 70%. 

Penurunan BOR ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 selama lima pekan PPKM berkisar 20% hingga 40%. Adapun tiga provinsi yang mengalami penurunan cukup signifikan yaitu Jakarta turun 20%, Jawa Barat turun 21%, dan Banten 31%. 

Sedangkan Bali jusrtu mengalami kenaikkan keterisian rumah sakit. Menurut Dewi, hal itu terjadi karena Bali menjadi salah satu tempat tujuan wisata.

"Meski begitu, keterisian rumah sakit di Bali sejak awal pandemi masih di bawah 70%," ujar Dewi.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait