Positif Covid-19 Tambah 8.493 Orang, Kasus Tertinggi Masih di Jabar

Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan tambahan kasus tertinggi dalam empat hari terakhir.
Image title
25 Februari 2021, 17:42
covid-19, virus corona, jawa barat, pandemi corona, pandemi, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Petugas medis dari Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan tes cepat (rapid test) Swab Antigen COVID-19 massal secara gratis di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (23/2/2021). Jawa Barat mencatatkan penambahan kasus pada Kamis (25/2) sebesar 2.546 orang.

Kasus positif Covid-19 pada Kamis (25/2) bertambah 8.493 orang. Sehingga total orang yang terpapar virus corona di Indonesia menjadi 1.314.634.

Mayoritas kasus baru berasal dari Jawa Barat dengan 2.546. Angka tersebut naik tipis dari hari sebelumnya yang mencapai 2.191 orang.

Angka Covid-19  di Jawa Barat memang cukup tinggi. Bahkan dalam empat hari terakhir, provinsi itu menjadi penyumbang tertinggi kasus positif corona.

Adapun posisi Jawa Barat disusul oleh Jakarta dan Jawa Tengah dengan penambahan kasus masing-masing sebesar 1.581 dan 820 orang. Sedangkan Jawa Timur mencatatkan tambahan angka positif sebanyak 556 orang.

Di sisi lain, angka kesembuhan bertambah 8.686 orang dengan total kumulatif mencapai 1.121.411. Mayoritas tambahan angka kesembuhan berasal dari tiga provinsi, yaitu Jakarta (2.320), Jawa Tengah (1.237), dan Jawa Barat (1.066).

Untuk jumlah orang meninggal bertambah 264 orang. Sehingga total kasus kematian mencapai 35.518.

Penambahan kasus meninggal tertinggi juga dari Jawa Barat dengan 73 orang. Jumlah tersebut naik sangat tajam dari hari sebelumnya sebesar tujuh orang.

Kemudian disusul oleh Jawa Tengah (64), Jakarta (40), dan Jawa Tengah (14). Adapun provinsi lainnya mencatatkan kenaikkan di bawah 10 orang.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan mencatat jumlah orang yang dites pada hari ini mencapai 50.019. Angkanya lebih kecil dari hari sebelumnya yang mencapai 52.476. Hal itu pun menyebabkan tingkat positif naik dari 14,36% menjadi 16,98%

Sedangkan rata-rata pemeriksaan orang yang dites Covid-19 sebesar 47.805. Dengan jumlah kasus positif rata-rata sebesar 8.850, tingkat positif mencapai 18,51%.

Untuk menurunkan tingkat positif. masyarakt diharapkan menerapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Sedangkan pemeerintah harus bisa mengendalian pandemi dengan cara meningkatkan tes, telusur, dan tindak lanjut (3T). Sehingga mata rantai virus corona dapat diputus.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait