Kemenkes Akan Perbanyak Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kota-kota Besar

Kementerian Kesehatan menargetkan 140 juta orang bisa divaksinasi Covid-19 pada semester kedua tahun ini demi mencapai kekebalan komunitas.
Image title
5 Maret 2021, 17:56
vaksin virus corona, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M, kementerian kesehatan
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.
Seorang wartawan mengikuti vaksinasi COVID-19 di SMAN 1 Indramayu, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021). Pemerintah berupaya mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan kelompok.

Pemerintah terus berupaya mempercepat vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Hal itu untuk mempercepat tercapainya kekebalan komunitas atau herd immuity.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan pihaknya akan menambah lokasi penyuntikan vaksin virus corona. Dengan begitu semakin banyak masyarakat yang divaksinasi.

"Kami akan lakukan akselerasi secara bertahap dengan membuka outlet-outlet,” ujar Nadia dalam Katadata Forum Virtual Series "Percepat Vaksinasi Menuju Herd Immunity" pada Jumat (5/3).

Dengan cara tersebut, Nadia berharap jumlah orang yang disuntik semakin banyak. Adapun pemerintah menargetkan bisa menyuntikkan 200 ribu dosis vaksin per hari pada bulan ini.

Advertisement

Kemudian, meningkat jumlahnya menjadi 500 ribu dosis per hari mulai April 2021. Pada semester kedua tahun ini ditargetkan bisa tercapai penyuntikan 1-1,5 juta dosis vaksin per hari.

Hal itu dilakukan agar target vaksinasi 140 juta orang pada paruh kedua tahun ini bisa tercapai. Sehingga proses vaksinasi 181,5 juta orang sesuai target pemerintah tercapai pada Desember 2021. 

Pemerintah pun berencana membuka titik vaksinasi di sejumlah mal di kota-kota besar yang menjadi fokus program vaksinasi. Selain itu, pemerintah menggandeng sejumlah pihak untuk membuat pusat vaksinasi di Kemayoran, Jakarta Pusat yang merupakan kerja sama dengan Halodoc dan Gojek.

Selain itu, pemerintah bakal terus melaksanakan program vaksinasi di pasar-pasar. Di sisi lain, pemerintah juga mempersiapkan pelatihan vaksinator dari kalangan tenaga kesehatan.

Pasalnya, keberadaan vaksinator sangat penting untuk mempercepat vaksinasi. Untuk memvaksinasi 1 juta orang per hari, setidaknya dibutuhkan 120 ribu vaksinator.

Sedangkan jumlah vaksinator hingga Februari 2021 hanya mencapai 41 ribu orang. Angka tersebut ditargetkan meningkat hingga 80 ribu orang pada bulan ini.

Di luar upaya tersebut, Nadia mengatakan pemerintah membuka peluang kerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat untuk mempercepat vaksinasi. Beberapa organsisasi yang berencana membantu pemerintah diantaranya Ursula dan Kanisius.

Bagi organisasi masyarakat yang ingin membantu vaksinasi bisa berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Pasalnya, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi.

Salah satunya membuat pamflet resmi terkait program vaksinasi. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar mengenai pendaftaran dan pelaksanaan program tersebut. 

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan vaksinasi untuk 181,5 juta penduduk Indonesia berusia 18 tahun ke atas. Hingga Jumat (5/3), sebanyak 12 juta dosis telah didistribusikan ke masyarakat.

Sedangkan jumlah orang yang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 per 4 Maret 2021 mencapai 2,2 juta. Untuk dosis kedua telah diberikan kepada 1,1 juta orang.

Reporter: Yosepha Pusparisa
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait