Satgas Covid-19: Belum Ada Keputusan Terkait Mudik Lebaran

Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan keputusan terkait mudik lebaran akan dibahas dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Image title
19 Maret 2021, 15:38
mudik lebaran, satgas covid-19, virus corona, covid-19, pandemi corona, pandemi, jakarta, airlangga hartarto, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/hp.
Sejumlah pengendara motor dan mobil memadati Jembatan Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (2/6/2020). Pemerintah belum memutuskan kebijakan terkait mudik lebaran tahun ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat menyatakan mudik lebaran tidak dilarang pada tahun ini. Meski begitu, Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut belum ada kebijakan pemerintah terkait hal tersebut. 

Menurut Doni, kebijakan mudik lebaran akan diputuskan dalam rapat tingkat menteri yang yang dipimpin Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. "Kita bersabar, dalam waktu tidak lama lagi Pak Menko akan memimpin rapat terkait mudik lebaran," kata Doni dalam konferensi pers pada Jumat (19/3).

Keputusan dalam rapat tersebut akan menjadi dasar diperbolehkan atau tidaknya mudik lebaran. Namun, dia mengatakan pemerintah akan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 setelah libur panjang. 

Seperti keputusan pemerintah saat libur panjang Imlek pada Februari 2021 di mana Menko Perekonomian memerintahkan pemberlakuan pembatasan. Sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, TNI, dan Polri dilarang keluar kota. 

Advertisement

Kebijakan serupa juga diterapkan pada libur Isra Miraj dan Nyepi."Semua dipatuhi, semua taat keputusan pemerintah," kata dia.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 berkoordinasi dengan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan P. Roeslani dan Menteri Ketenagakerjaaan mengimbau agar karyawan swasta bersabar untuk tidak keluar kota.

"Pandemi Covid-19 belum berakhir, meskipun ada penurunan kasus dan peningkatan kesembuhan," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan tidak akan melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik Lebaran pada tahun ini. Hal ini berbeda dengan tahun lalu di mana masyarakat diminta tak pulang ke kampung halamannya demi mencegah penularan Covid-19.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memilih untuk melakukan pengetatan dan penelusuran kontak bagi masyarakat yang akan mudik. Koordinasi akan dilakukan bersama-sama Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

“Pada prinsipnya pemerintah melalui Kemenhub tidak melarang,” kata Budi Karya saat rapat bersama Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (16/3) dikutip dari Antara.

 

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait