Coca Cola Amatil Suntik Dana Startup Indonesia Kargo Technologies

Coca Cola Amatil telah menggunakan layanan logistik dari startup Kargo Technologies untuk dua rute transportasi darat di Indonesia.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
27 Maret 2020, 21:30
logistik, startup
website coca cola
Ilustrasi, logo Coca Cola. Coca Cola mendanai startup Kargo Technologies. Kargo dipilih karena telah mendukung logistik perusahaan minuman tersebut.

Startup Kargo Technologies mendapat pendanaan dari modal ventura Coca Cola Amatil, Amatil X, dengan nominal yang tidak disebutkan. Perusahaan logistik itu bakal menggunakan pendanaan untuk meningkatkan teknologi yang mampu mendorong produktivitas operasi Coca Cola Amatil dan mitra lainnya.

Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz mengatakan Kargo Technologies merupakan investasi pertama perusahaan di Indonesia. Kargo dipilih karena telah menjadi mitra logistik Coca Cola di Indonesia.

"Kargo sedang memenuhi dua rute transportasi darat utama bagi kami dan kami berharap ini akan meningkat dari waktu ke waktu seiring meluasnya jaringan perusahaan, ”ujar Kadir dikutip dari DealStreetAsia, Jumat (27/3). 

Bagi Kargo, kemitraan ini akan memberi akses bagi perusahaan ke seluruh operasi Coca Cola di berbagai negara. Dengan begitu, ada potensi ekspansi bisnis yang lebih luas.

(Baca: Mantan CEO Uber Investasi Rp 106 M di Perusahaan Logistik RI)

CEO Kargo Tiger Fang mengatakan pendapatan logistik di Indonesia mencapai 16% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sekitar US$40 miliar dihabiskan untuk angkutan truk setiap tahunnya.

Industri ini, menurut dia, sangat terfragmentasi karena ada tujuh juta truk yang beroperasi di 17 ribu pulau. "Kargo sedang membangun infrastruktur digital untuk membawa efisiensi pada sistem logistik Indonesia," ujar Fang. 

Adapun investasi ini terjadi setahun setelah Kargo mendapat pendanaan tahap awal (seed funding) sebesar US$ 7,6 juta atau Rp 122 miliar. Pendanaan tersebut disalurkan lewat inisiatif 10100 Fund milik pendiri dan mantan CEO Uber Travis Kalanick. 

Sequoia Capital India memimpin putaran pendanaan tersebut diikuti Agaeti Ventures milik Pandu Sjahrir, Patrick Walujo (salah satu pendiri Northstar Group), Intudo Ventures, Zhenfund, ATM Capital, dan InnovenCapital.

Kargo menghubungkan pengirim barang dengan sopir truk di seluruh Indonesia melalui layanan logistik online. Layanan tersebut memungkinkan pengirim, pengangkut, dan pengemudi truk untuk terhubung, bertransaksi dan melacak pengiriman secara real-time.

Di sisi lain, Amatil X merupakan perusahaan modal ventura yang berinvestasi dari neraca Coca Cola Amatil. Modal ventura itu berinvestasi di berbagai sektor yang terkait dengan bisnis Food and Beverage (F&B) termasuk distribusi, interaksi dan pengalaman konsumen, lingkungan dan keberlanjutan, dan teknologi masa depan.

(Baca: Pepsi Hengkang, Pizza Hut Gandeng Coca-Cola Jadi Pemasok Minuman)

Reporter: Cindy Mutia Annur
Video Pilihan

Artikel Terkait