Disebut Cari Pendanaan, Tokopedia Ungkap Kriteria Calon Investor

Tokopedia mencari investor yang tidak hanya bisa memberikan investasi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah kepada perusahaan.
Cindy Mutia Annur
19 Februari 2020, 21:43
tokopedia, investor
ilustrasi/Tokopedia
Ilustrasi, logo tokopedia. Tokopedia mengungkapkan kriteria investor perusahaan. Beberapa perusahaan besar tercatat sebagai investor perusahaan, diantaranya Softbank, Alibaba, dan Sequoia Capital.

Tokopedia disebut-sebut bakal menggalang pendanaan baru pada tahun ini. Namun Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak enggan menjawab mengenai hal tersebut, dia justru mengungkapkan kriteria investor yang diincar perusahaan.

Nuraini mengatakan perusahaan membidik investor yang bisa memberi nilai tambah, tidak hanya memberi pendanaan. Contohnya yaitu investor besar Tokopedia yang terdiri dari Alibaba, Softbank, dan Sequoia Capital.

Menurut Nuraini, CEO Tokopedia William Tanuwijaya menilai ketiga investor tersebut memberikan nilai tambah bagi perusahaan. "Tidak hanya soal uangnya, tetapi juga best practice-nya, bagaimana penerapan teknologi atau bisnis dari Alibaba di tempat lain misalnya," ujar Nuraini saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/2). 

Ia melanjutkan, penerapan dari teknologi ataupun model bisnis yang Alibaba jalankan memberikan nilai tambah bagi perusahaan ke depan. Oleh karena itu, ketika perusahaan menemukan investor yang cocok dan bisa memberikan nilai tambah, maka perusahaan bakal melakukan pendanaan.

Advertisement

"Itu adalah saat yang tepat bagi kami untuk menambah partner (investor)," ujar Nuraini.

(Baca: Elvira Simanjaya dan Transformasi Budaya Teknologi di Tokopedia)

Sebelumnya CEO dan pendiri Tokopedia William Tanuwijaya berharap bisa menarik investor baru sebelum go public. Namun dia tidak mengungkapkan kapan Tokopedia akan melantai di bursa saham. 

Pasalnya, ada faktor ketidakpastian ekonomi global dan belum ada keperluan pendanaan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa Tokopedia akan Initial Public Offering atau IPO di waktu yang tepat, baik untuk perusahaan maupun pasar.
 
"Rencana ada dual listing, yang satu di Indonesia dan satu di luar negeri. Mencari negara yang melirik pasar Indonesia. Kemungkinan di luar Asia. Telkom juga dual listing di BEI (Bursa Efek Indonesia) dan Bursa Efek New York," kata William di Jakarta, beberapa waktu lalu.

(Baca: Jokowi Ingin Tiga Unicorn Baru, Menteri Kominfo Siapkan Empat Strategi)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait