Raih Pendanaan Seri A, Startup Printerous Bakal Ekspansi ke 30 Kota

Bisnis Startup Printerous bergerak dalam layanan pencetakan dan pengemasan bagi perorangan, perusahaan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
14 Februari 2020, 08:25
startup
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, Printerous merupakan salah satu start up digital yang mengembangkan jasa percetakan online, Jakarta, Selasa, (16/11). Printerous baru saja mendapatkan pendanaan seri A yang akan digunakan untuk ekspansi bisnis ke 30 kota di Indonesia.

Startup percetakan dan pengemasan online Printerous baru saja meraih pendanaan seri A. Dana segar itu bakal digunakan untuk mengembangkan infrastruktur teknologi dan ekspansi ke 30 kota di Indonesia.

Pendanaan didapat dari investor yang dipimpin oleh BAce Capital, AddVentures, GDP Venture, Gobi Agung, dan Sovereign’s Capital. Namun, Perusahaan asal Jakarta ini tidak menyebutkan jumlah uang yang didapat dari pendanaan tersebut.

Pendiri dan CEO Printerous Kevin Osmond hanya mengatakan perusahaan ingin fokus pada pasar UMKM. Sebab, UMKM masih kesulitan mengembangkan bisnisnya.

“UMKM di Indonesia menghadapi kesulitan dalam merancang, memesan, serta mendistribusikan cetakan dan persediaan pengemasan,” ujar Kevin seperti dikutip dari TechInAsia, Kamis (13/2). 

(Baca: Jokowi Ingin Tiga Unicorn Baru, Menteri Kominfo Siapkan Empat Strategi)

Kevin melanjutkan para agregat pencetak dan penyedia layanan logistik dapat menyelesaikan kesulitan tersebut. Sehingga proses pencetakan dan pengemasan produk UMKM bisa lebih hemat biaya, lebih nyaman, dan transparan.

Didirikan pada 2012 lalu sebagai layanan pencetakan foto Instagram, kini Printerous telah berkembang menjadi solusi pencetakan dan pengemasan bagi perorangan, perusahaan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hingga saat ini Printerous bermitra dengan lebih dari 250 penyedia layanan percetakan dan logistik dan telah melayani lebih dari 35 ribu pelaku bisnis.

Sebelumnya, startup ini melakukan pendanaan bersama beberapa investor individu (angel funding) pada 2015 yang diikuti oleh putaran pra-seri A senilai US$ 1,4 juta yang dipimpin oleh Golden Gate Ventures Singapura pada 2017.

(Baca: Unicorn Minim Suntikan, Investasi ke Startup Indonesia Anjlok 40,3%)

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait