Gojek & BCA Finance Beri Keringanan Cicilan Mitra GoCar Selama 6 Bulan

Pemberian keringanan cicilan merupakan bentuk bantuan GoJek kepada mitra pengemudi selama pandemi corona.
Cindy Mutia Annur
22 April 2020, 11:41
gojek, bca finance, pandemi corona, virus corona, covid-19
Katadata/desy setyowati
Ilustrasi, logo gojek. Gojek menggandeng BCA Finance untuk memberi keringanan cicilan kepada mitra pengemudi GoCar selama pandemi corona.

Gojek menggandeng perusahaan pembiayaan BCA Finance untuk meringankan angsuran mitra GoCar saat pandemi corona. Mitra pengemudi yang memenuhi persyaratan bisa mendapatkan keringanan cicilan enam bulan tanpa pembayaran dimuka dan perpanjangan tenor hingga 24 bulan. 

Chief Operations Officer Gojek Hans Patuwo mengatakan kerja sama itu merupakan bagian dari program Kesejahteraan Mitra Driver. Program tersebut mencakup dukungan kesehatan dan keselamatan mitra, serta keringanan beban biaya harian. 

"Skema itu akan sangat membantu para mitra pengemudi kami agar penghasilannya difokuskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah pandemi," ujar Hans dikutip dari siaran pers, Rabu (22/4). 

Selama masa pandemi corona, ia melanjutkan, perusahaan terus berusaha meringankan biaya yang harus dikeluarkan mitra pengemudi. Beberapa upayanya yaitu program sembako gratis dan kerja sama dengan perusahaan pembiayaan untuk memberi keringanan angsuran kendaraan bermotor.

Advertisement

"Kami juga sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan pembiayaan lainnya agar lebih banyak mitra Gojek, baik GoCar maupun GoRide, bisa mendapatkan akses keringanan angsuran pembiayaan kendaraan bermotor," ujar Hans.

(Baca: Dapat 8 Bantuan Akibat Corona, Asosiasi Ojol: Belum Menutupi Kerugian)

Deputy Director BCA Finance Rahmat Susanto mengatakan pihaknya ingin membantu meringankan beban keuangan mitra pengemudi. "Sesuai dengan arahan pemerintah, lembaga jasa keuangan memberikan restrukturisasi atau keringanan kepada debitur yang terdampak Covid-19," ujar Rahmat. 

Pemerintah memang menginstruksikan perusahaan pembiayaan untuk restrukturisasi kredit kendaraan bermotor. Hal itu diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.11/POJK.03/2020 mengenai Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

"Para pekerja sektor informal, termasuk mitra pengemudi ojek online, dapat mengajukan keringanan angsuran kredit kepada bank dan perusahaan pembiayaan," ujar dia.

Lebih lanjut, Rahmat mengatakan, Gojek telah proaktif dan intensif berkomunikasi dengan perusahaan untuk membahas berbagai opsi dan solusi terkait keringanan angsuran mitra pengemudi. Unicorn Tanah Air itu pun telah memberikan data-data yang diperlukan kepada BCA Finance untuk diseleksi lebih lanjut.

"Sebab, hasil seleksi tersebut akan menentukan debitur-debitur yang berhak menerima program keringanan cicilan ini," kata Rahmat.

Sebagai informasi, hingga saat ini Gojek telah beroperasi di 207 kota di lima negara di Asia Tenggara. Hingga kuartal keempat 2019, aplikasinya telah diunduh hampir 170 juta kali oleh pengguna di Asia Tenggara.

(Baca: Pendapatan Driver Ojol Merosot, Gojek Beri Paket Sembako Rp 20 Miliar)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait