IHSG Diproyeksi Naik Terkerek Kinerja Kuartal I Emiten Positif

Kinerja emiten yang positif pada triwulan pertama tahun ini bisa mendorong investor membeli saham sehingga IHSG bisa berada di zona hijau.
Image title
30 April 2020, 06:55
ihsg, saham, bursa, emiten
ANTARA FOTO/Reno Esnir
Ilustrasi, pengunjung beraktivitas di depan layar Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/2/2020)). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada Kamis (30/4) diproyeksi naik didorong kinerja emiten yang positif sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

Indeks harga saham gabungan atau IHSG diprediksi naik pada perdagangan Kamis (29/4). Hal itu dipicu kinerja emiten yang positif selama triwulan pertama tahun ini.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG akan bergerak di area resistance dengan rentang 4.598 hingga 4.583. Sedangkan area support di level 4.538 sampai 4.508.

Menurut Dennies, pergerakan indeks akan dipengaruhi pernyataan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, terkait suku bunga dan kondisi perekonomian secara global. Selain itu, rilis laporan keuangan sejumlah emiten yang positif pada triwulan I 2020 akan menopang kenaikkan IHSG pada hari ini.

"Hal itu mendorong aksi beli investor," kata Dennies.

Advertisement

Dia pun merekomendasikan beberapa saham, di antaranya Astra International (ASII), Sarana Menara Nusantara (TOWR), XL Axiata (EXCL), dan Indofood Sukses Makmur (INDF).

(Baca: Harga Saham Telkom dan Indosat Meroket, IHSG Ditutup Naik 0,83%)

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama juga memprediksi indeks saham bergerak naik pada hari ini. "Ada potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan.

Berdasarkan analisa secara teknikal, level resistance berada di rentang 4.747 hingga 4.975. Sedangkan area support pertama maupun kedua pada level 4.443 hingga 4.318.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain Adaro Energy (ADRO), Astra International (ASII), Delta Dunia Makmur (DOID), Vale Indonesia (INCO), Sri Rejeki Isman (SRIL), dan United Tractors (UNTR).

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi pun memprediksi IHSG hari ini menguat. Menurutnya, area support dan resistance indeks saham bakal berada di rentang 4.539 hingga 4.880.

"Pada perdagangan selanjutnya, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan fluktuasi pergerakan yang cukup besar," kata Lanjar.

Dia pun merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati secara teknikal, yaitu Astra Agro Lestari (AALI), Adhi Karya (ADHI), Aneka Tambang (ANTM), Bank Tabungan Negara (BBTN), Erajaya Swasembada (ERAA), Gudang Garam (GGRM), Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP), dan Jasa Marga (JMSR).

(Baca: Investasi Industri Naik, Pengusaha Masih Khawatir Kepercayaan Investor)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait