Alfamart Beli Saham Perusahaan Singapura Senilai Rp 14,21 Miliar

Alfamart berinvestasi pada perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Singapura.
Image title
23 Juni 2020, 12:21
alfamart, investasi, saham, retail, ritel, emiten
ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Ilustrasi, aktivitas bisnis ritel Alfamart di Jawa Timur, Kamis (1/12/2019). Alfamart berinvestasi di perusahaan teknologi informasi berbasis teknologi asal Singapura.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) alias Alfamart berinvestasi senilai US$ 1 juta atau sekitar Rp 14,21 miliar di Tada Network Pte. Ltd. Investasi itu untuk mengambil sebagian saham (non-controlling) perusahaan asal Singapura tersebut.

Aksi korporasi itu terungkap berdasarkan dokumen perusahaan yang diunggah melalui keterbukaan informasi, Selasa (23/6), dengan tanda tangan Sekretaris Perusahaan Alfamart Tomin Widian. Dalam dokumen disebutkan bahwa transaksi dilaksanakan pada 19 Juni 2020.

Dokumen tersebut menyatakan bawah aksi korporasi itu bukan transaksi afiliasi maupun transaksi material. Sehingga tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Alfamart.

"Tujuan investasi yaitu memperoleh peluang investasi di samping kerja sama sinergi bisnis," seperti dikutip dari surat keterbukaan informasi pada Selasa (23/6).

 Tada Network merupakan perusahaan berbasis teknologi informasi yang menyediakan platform retensi pelanggan yang didirikan berdasarkan hukum Singapura. Perusahaan itu beralamat di One Raffles Place, Singapura.

(Baca: Ekspansi Ke Asean, Alfamart Operasikan 800 Gerai di Filipina)

(Baca: Rencana Mal Buka Kembali saat New Normal Dongkrak Harga Saham Ritel)

Bisnis Terganggu Pandemi Covid-19

Seperti diketahui, Alfamart menjadi salah satu perusahaan yang terkena dampak penyebaran Covid-19. Pasalnya, waktu operasional gerai dibatasi sesuai peraturan daerah setempat.

Akibat kebijakan tersebut, perusahaan memperkirakan pendapatan dan laba bersih perusahaan tumbuh di bawah 25% pada periode Januari-Mei 2020 dibandingkan periode sama tahun lalu. Meski begitu, Alfamart tetap  menerapkan protokol kesehatan di setiap gerai dan pusat distribusi perusahaan.

"Alfamart juga memastikan distribusi barang-barang kebutuhan pokok ke setiap gerai dapat berjalan dengan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi," jelas manajemen beberapa waktu lalu.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Alfamart juga menggalakkan belanja online yang dapat diakses melalui Alfacart.com atau dapat melalui aplikasi Alfagift dan juga dapat melalui aplikasi Whatsapp.

"Hal itu diharapkan dapat membantu dan memudahkan konsumen sehingga tetap dapat di rumah saja," kata manajemen.

(Baca: Social Distancing, Alfamart & Indomaret Gencarkan Layanan Pesan Antar)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Video Pilihan

Artikel Terkait