IHSG Ditutup Naik 1,37% di Tengah Menghijaunya Bursa Utama Asia

Selain bursa Asia yang bergerak ke zona hijau, pergerakan IHSG hari ini juga ditopang kinerja emiten semester I yang cukup positif.
Image title
4 Agustus 2020, 16:41
IHSG, bursa, bursa efek indonesia, saham, emiten, pasar modal
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.
Ilustrasi, karyawan mengambil gambar layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). IHSG ditutup naik 1,37% menjadi 5.075 pada perdagangan Selasa (4/8).

Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan Selasa (13/2) ditutup rebound atau berbalik naik 1,37% ke level 5.075. Padahal, indeks saham pada perdagangan kemarin ditutup anjlok 2,78% ke posisi 5.006,23.

Kinerja IHSG selaras dengan mayoritas bursa saham di Asia yang bergerak di zona hijau seperti indeks Nikkei 225 yang menguat 1,7% dan indeks Bursa Shanghai menanjak 0,11%. Selain itu, indeks Bursa Hang Seng meroket 2%, dan indeks Strait Times naik 1,12%.

Tiga indeks saham utama Wall Street pada malam kemarin juga ditutup di zona hijau. Dow Jones Index naik 0,89%, S&P 500 meroket 0,72%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,47%.

Analis Binaartha Sekuritas. M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan kenaikkan indeks saham tersebut dipengaruhi data ekonomi yang positif. “Kenaikan IHSG lebih ke sentimen meningkatnya kinerja PMI Manufaktur dari Indonesia, Tiongkok, negara-negara Eropa, dan bahkan Amerika Serikat,” kata Nafan, kepada Katadata.co.id pada Selasa (4/8) sore.

BPS mencatat Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia periode Juli 2020 naik ke level 46,9 dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 39,1. PMI Manufaktur Indonesia sempat mencapai titik terendah pada April dan Mei 2020 yang masing-masing sebesar 27,5 dan 28,6.

Di sisi lain, Analis MNC Sekuritas Victoria Venny mengatakan pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi kinerja emiten berkapitalisasi besar yang cukup baik, terutama di sektor konsumer dan keuangan. Pasar pun memberikan respon yang positif terhadap rilis kinerja keuangan emiten di tengah pandemi Covid-19.

“Adapun beberapa rilis data laporan keuangan yang bagus di sektor konsumer seperti ICBP,” kata Victoria.

Pada perdagangan hari ini, Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menguat 7,80% ke level Rp 10,025 per saham. Sedangkan, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) meroket 4,25% ke level Rp 4,25%.

Dari sisi pasar modal, tercatat total 9,4 miliar unit saham diperdagangkan pada hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,5 triliun. Total saham yang ditutup di zona hijau sebanyak 270 saham, 169 saham ditutup melemah, dan 136 saham ditutup stagnan.

Adapun pendorong laju IHSG pada hari ini berasal dari sektor pertanian yang ditutup naik 1,99%. Saham berkapitalisasi besar yang naik di sektor tersebut di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sebesar 1,57% menjadi Rp 9,700 per saham. Lalu, saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) juga naik 1,55% di Rp 985 per saham.

Selain itu, sektor aneka industri ditutup meningkat sebesar 1,86%. Saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) meroket 1,64% menjadi Rp 4,960 per saham. Kemudian, saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) meningkat 1,08% ke level Rp 188 per saham.

Adapun, nilai kapitalisasi pasar IHSG pada hari ini mencapai Rp 5.900,6 triliun. Sedangkan aksi jual bersih investor asing (net foreign sell) di seluruh pasar tercatat sebesar Rp 45,18 miliar.

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah

Video Pilihan

Artikel Terkait