IHSG Diproyeksi Turun Karena Minim Sentimen, Ini Saham Pilihannya

Sejumlah analis memproyeksi IHSG hari ini bergerak di zona merah karena investor menunggu rilis data ekonomi dan kinerja keuangan emiten.
Image title
11 Agustus 2020, 06:57
ihsg, bursa, bursa efek indonesia, saham, pasar modal
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi, layar Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (5/8). IHSG pada perdagangan Selasa (11/8) diproyeksi turun karena minim sentimen.

Indeks harga saham gabungan atau IHSG diproyeksi turun pada perdagangan hari ini, Selasa (11/10). Padahal laju indeks sempat mengalami penguatan pada hari kemarin di level 5.157,83.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG akan bergerak di zona merah karena minim sentimen. Selain itu, investor cenderung wait and see menanti perkembangan terkait upaya pemulihan ekonomi.

"Pergerakan indeks diperkirakan terbatas, investor juga mencermati data rilis laporan keuangan emiten,” tulis Dennies dalam risetnya.

Dia pun memproyeksi indeks saham hari ini bergerak dengan support pertama di level 5.126 dan support kedua di level 5.141. Sedangkan resistance pertama diperkirakan berada di level 5.141 dan resistance kedua di level 5.174.

Angka support merupakan level yang diperkirakan menahan koreksi indeks atau harga saham. Sedangkan angka resistance merupakan level yang diproyeksi menghentikan kenaikkan indeks atau harga saham.

Dennies pun merekomendasikan beberapa saham untuk perdagangan hari ini, seperti PT Merdeka Gold Copper Tbk (MDKA), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Prediksi yang sama juga dilontarkan Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi. Berdasarkan analisa secara teknikal, dia memprediksi IHSG bergerak turun dengan support di level 5.104 dan resistance di level 5.230.

Menurut Lanjar, investor masih mencari katalis di awal pekan dan menunggu data neraca pembayaran yang akan rilis hari ini. Investor memproyeksi terjadi defisit hingga US$10 miliar.

“Diprediksi investor asing masih kembali melakukan aksi jual bersih,” ujar Lanjar.

Adapun, saham-saham yang ia rekomendasikan untuk perdagangan hari ini, yakni PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT CIMB Niaga  Tbk (BNGA), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Sedangkan Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama memproyeksi IHSG pada hari ini bergerak naik. ”Secara teknikal mengindikasikan potensi penguatan lanjutan sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata Nafan.

Berdasarkan analisisnya, area resistance IHSG hari ini berada di rentang level 5.097 hingga 5.233. Untuk area support pertama berada di level 5.079 dan support kedua diprediksi sebesar 5.025.

Dia pun merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini, yaitu PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Lippo Karawachi Tbk (LPKR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE).

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah

Video Pilihan

Artikel Terkait