Anak Usaha Pelindo II Lepas 28% Saham ke Publik

Image title
9 Juli 2018, 13:38
Otomotif
Donang Wahyu|KATADATA
Mobil yang akan diekspor berjajar rapi di Indonesia Kendaraan Terminal (IKT).

PT Indonesia Kendaraan Terminal (IPC Car Terminal/IPCC) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Anak usaha Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II ini  melepas jumlah saham di pasar modal sebanyak  509 juta saham atau 28% dari jumlah sahamnya.

Pada pembukaan perdagangan, IPCC mencatatkan kenaikan 5,18% dari harga Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) sebesar Rp 1.640 per lembar saham, menjadi Rp 1.725 per lembarnya. Total dana yang terkumpul pada penawaran ini sebesar Rp 835 miliar.

Advertisement

“Dana ini akan digunakan sebesar 50% untuk belanja modal dalam rangka pengembangan usaha yang meliputi pengembangan terminal, perluasan Iahan, mewujudkan IPCC Incorporated, penambahan kapasitas, dan fasilitas, serta peralatan pendukung,” ujar Direktur Utama IPCC Chiefy Adi Kusmargono pada saat sambutannya.

Kemudian sebesar 25% lainnya akan digunakan untuk perpanjangan kontrak sewa Iahan jangka panjang. Sisa 25% lagi digunakan untuk modal kerja perusahaan guna mendukung kegiatan operasional. (Baca: Ekspansi Pelabuhan, Pelindo II Bentuk Perusahaan Investasi)

IPCC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bongkar muat kendaraan dari dan ke kapal pertama yang melantai di bursa. Indonesia Kendaraan Terminal menjadi perusahaan ke-25 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia tahun ini.

Untuk lebih memberikan kepercayaan kepada investor, IPCC menunjuk dua penjamin pelaksana emisi efek, yaitu PT Bahana Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas, serta mempercayakan kepada PT RHB Sekuritas Indonesia untuk bertindak sebagai agen penjual internasional (international selling agent). Saat penawaran, saham IPCC mengalami kelebihan permintaan (oversubcribed) sebanyak dua kali.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement