IHSG Sesi Pertama Naik 0,57% usai Libur Lebaran
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau dengan kenaikan 0,57% ke level 6.860 pada perdagangan sesi pertama Rabu (26/4) usai libur Lebaran.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini tercatat mencapai Rp 8,62 triliun dengan volume 8,46 miliar saham dan frekuensi sebanyak 921.926 ribu kali.
Tercatat sebanyak 236 saham terkoreksi, 295 saham menguat, dan 196 saham tidak bergerak. Sedangkan untuk kapitalisasi pasar IHSG pada hari ini berada di posisi Rp 9.732,41 triliun.
BNI Sekuritas dalam risetnya mengatakan IHSG berpotensi naik. “Level resistance berada 6.839/6.867/6.883/6.923 dengan support 6.801/6.764/6.743/6.705 perkiraan range di 6.770 - 6.860,” kata Head of Technical Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.
Kinerja IHSG berkebalikan dengan laju bursa di Asia yang mayoritas hari ini berada di zona hijau. Adapun, Hang Seng naik 1,20% dan Shanghai Composite naik 0,33%. Nikkei 225 turun 0,65% dan Straits Times turun 0,03%.
Mayoritas sektor perdagangan bursa Tanah Air berada di zona merah. Dipimpin oleh sektor keuangan yang turun hingga 0,57%. Adapun saham di sektor keuangan yang turun misalnya, PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 4,55% atau 95 poin menjadi Rp 1.995 per saham.
Selanjutnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun 1,16% atau 20 poin menjadi Rp 1.710 per saham. Terakhir PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,55% atau 50 poin menjadi Rp 9.075 per saham.
Sektor saham yang berada di zona merah yaitu sektor kesehatan turun 0,02%, sektor primer turun 0,35%, sektor properti turun 0,40%, sektor industri dasar turun 0,51%, da zektor teknologi turun 0,31%.
