Penjualan Matahari Department Store Naik Tipis 1,4% Jadi Rp 9,6 T

Lona Olavia
26 Oktober 2023, 18:29
Penjualan Matahari Department Store Naik Tipis 1,4% Jadi Rp 9,6 T
Dok. Matahari Department Store
Selama enam bulan pertama tahun in, Matahari membukukan kenaikan pendapatan sebesar 5,37% menjadi Rp 3,76 triliun.

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membukukan penjualan pada sembilan bulan pertama tahun 2023 sebesar Rp 9,6 triliun. Perolehan ini mencerminkan tingkat pertumbuhan 1,4%.

Namun kenaikan same store sales growth (SSSG) turun 2,3% didorong oleh kurangnya stimulasi Lebaran dan perlambatan perekonomian setelahnya. Sehingga, EBITDA periode tersebut sebesar Rp 1,1 triliun, turun dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 1,5 triliun.

Advertisement

“Tantangan di segmen pasar menengah ke bawah diperkirakan akan tetap ada dalam jangka pendek namun secara bertahap membaik seiring dengan meredanya inflasi, dengan peningkatan likuiditas di perekonomian, dan Perseroan bersiap dengan produk-produk yang lebih segar, baru, dan lebih kompetitif dengan fokus pada portofolio merek yang lebih kuat di semua segmen," ungkap Terry O'Connor, CEO PT Matahari Department Store Tbk dalam keterangan resmi, Kamis (26/10).

Inisiatif untuk mendorong potensi penuh produk penjualan berjalan dengan baik. Suko mengalami kemajuan yang baik dalam perluasan gerai melalui peluncuran Shop-in-shop yang akan datang di 14 gerai berikutnya, sehingga totalnya menjadi 34 pada akhir tahun ini.

Merek eksklusif baru, Anyday, diluncurkan pada Oktober 2023. Merek ini dirancang untuk menangkal dampak inflasi pada konsumen.

“Demi meningkatkan produktivitas produk penjualan, akan ada fokus yang lebih besar dalam memaksimalkan tingkat penjualan barang dagangan pada harga normal dan upaya untuk mempercepat pengurangan persediaan lama dilakukan pada kuartal ini yang berdampak pada margin kotor,” katanya.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement