BEI Minta Penjelasan GOTO Soal Rencana TikTok Investasi di Tokopedia

Patricia Yashinta Desy Abigail
7 Desember 2023, 15:18
BEI Minta Penjelasan GOTO Soal Rencana TikTok Investasi di Tokopedia
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan manajemen GOTO terkait rencana investasi ByteDance, induk dari TikTok di Tokopedia.

Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terkait kabar rencana investasi entitas ByteDance Ltd. atau TikTok di Tokopedia apakah melalui skema private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu maupun rights issue.

"Bursa telah melakukan permintaan penjelasan atas pemberitaan dan masih menunggu tanggapan dari GOTO," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Nyoman Gede Yetna kepada wartawan, Kamis (7/12).

Advertisement

Mencuatnya kabar kesepakatan kerja antara Tiktok dan GOTO menjadi perbincangan publik. Kedua perusahaan disebut melakukan pembicaraan terkait kemitraan dan investasi dan sudah dalam tahap akhir. "Kesepakatan mungkin akan diumumkan paling cepat pada minggu ini atau minggu depan," demikian dari DealStreetAsia, dikutip Kamis (7/12).

Beberapa sumber DealStreetAsia menyampaikan, ada kemungkinan TikTok akan mengambil saham kecil di Tokopedia. Kemudian secara bertahap meningkatkannya menjadi saham mayoritas.

"Awalnya, ByteDance menginginkan 10% saham di Tokopedia. Namun GoTo telah mendorong mereka (ByteDance) untuk mengambil alih 50% dan membiarkan mereka menjalankan bagian bisnis e-commerce itu,” menurut seorang sumber yang mengetahui perkembangan tersebut.

Berdasarkan data perdagangan sampai dengan pukul 15.36 WIB Kamis ini, harga saham GOTO naik 4,35% ke level Rp 96 dari level harga penutupan Rabu (6/12), yakni Rp 92. Pergerakan saham GOTO terpantau variatif.

Pada awal pembukaan hari ini sahamnya bergerak mendatar, lalu sempat meningkat dan kemudian turun hingga menyentuh level Rp 87 sebagai level terendah. Namun tidak lama, sahamnya dapat menguat sampai sempat menyentuh level tertinggi di Rp 97 per saham.

Volume saham yang diperdagangkan tercatat 7,75 miliar dengan nilai transaksi Rp 713,51 miliar. Sementara itu, frekuensi perdagangannya tercatat sebanyak 49.858 kali. Sementara kapitalisasi pasarnya yaitu Rp 115,35 triliun.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement