BEI Siap Luncurkan Transaksi Short Selling Saat Cina, Korsel Melarang

Patricia Yashinta Desy Abigail
24 Juni 2024, 16:41
Bursa Efek Indonesia (BEI) mantap memberlakukan transaksi short selling dalam perdagangan pada Oktober 2024.
Pexels
Bursa Efek Indonesia (BEI) mantap memberlakukan transaksi short selling dalam perdagangan pada Oktober 2024.

Ringkasan

  • Prabowo Subianto akan mempersiapkan diri sebelum dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober mendatang dengan mempelajari masalah dan mengumpulkan unsur untuk merumuskan langkah ke depan.
  • Prabowo menghadiri acara halal bihalal PBNU beserta pejabat penting, menteri, Kapolri, dan duta besar negara sahabat.
  • Pasangan Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka resmi ditetapkan sebagai pemenang pilpres 2024 oleh KPU dengan perolehan suara 58,59% dan akan menggantikan Joko Widodo Ma'ruf Amin pada Oktober 2024.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mantap memberlakukan transaksi short selling dalam perdagangan pada Oktober 2024. Sistem ini tetap diberlakukan walaupun saat ini beberapa negara, seperti Cina dan Korea Selatan, tengah melarang transaksi short selling.

Short selling adalah transaksi jual beli saham, di mana investor tidak memiliki saham untuk melakukan transaksi tersebut.Dalam transaksi ini, investor akan meminjam saham dari pihak lain. Hal ini merupakan suatu praktik perdagangan saham yang kerap dilakukan oleh investor dengan tingkat risiko cukup tinggi.

Melansir dari Reuters, otoritas Cina telah mengumumkan serangkaian langkah untuk memperbaiki pasar modalnya usai indeks CSI300 jatuh ke posisi terendah dalam lima tahun terakhir.

Sebagaimana diketahui, indeks bursa Cina ambles 13% pada 2023. Penurunan itu berlanjut pada 2024 seiring dengan aksi jual dari investor asing yang brutal. Hal ini diiringi dengan krisis properti yang tajam dan lesunya pemulihan ekonomi Cina.

Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok (CSRC) bahkan mengabil sikap serius bagi para short seller atau pelaku pasar yang melaksanakan short selling. Mereka bersumpah untuk tidak memberikan toleransi kepada short seller. CSRC bahkan berani mengancam pelaku yang masih melaksanakan short selling dipastikan akan dihukum penjara.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, peristiwa short selling di kedua negara tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi BEI. "Untuk short selling hanya diterapkan intraday short selling ya," kata Irvan kepada Katadata.co.id, Senin (24/6).

Skema intraday short selling secara umum merupakan salah satu bentuk short selling. Tapi, dalam intraday short selling, perusahaan mempunyai kewajiban untuk melakukan pembelian atau tutup posisi short pada akhir hari. Irvan menegaskan jika short selling yang akan diterapkan tidak dibuka kepada seluruh investor.

"Hanya investor tertentu yang ditentukan oleh AB yang mendapatkan lisensi short selling yang dapat melakukan transaksi short selling,"kata Irvan.

Transaksi Short Sell Hanya untuk Investor yang Memiliki Lisensi

Menurut Irvan, short selling diterapkan untuk meningkatkan likuiditas dan fair price discovery. Short sell juga menjadi sarana bagi investor untuk dapat memanfaatkan momentum pada saat pasar saham dalam kondisi menurun.

"Hal ini dapat meningkatkan price discovery atas suatu saham," kata Irvan. Menurutnya, short selling juga dapat menambah likuiditas sebab akan menambah penawaran dan permintaan atas saham tersebut.

Price discovery merupakan proses ketika pembeli dan penjual mencapai kesepakatan harga untuk kualitas, dan kuantitas dari produk dalam waktu dan tempat yang telah ditentukan sebelumnya.

Irvan menyebut saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan peraturan bursa dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soal short selling. BEI juga melakukan pengembangan sistem dan mengecek kesiapan Anggota Bursa (AB) yang berminat untuk menjadi Anggota Bursa Short Selling.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...