IHSG Rontok 2,8% dan 541 Emiten Parkir di Zona Merah, Bagaimana Penjelasan BEI?

Nur Hana Putri Nabila
28 Februari 2025, 12:26
IHSG
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/YU
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2/2023).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG merosot 2,84% atau 185,30 poin ke level 6.300 pada penutupan perdagangan saham sesi I hari ini, Jumat (28/2). IHSG sebelumnya dibuka pada level 6.446 dan sempat berbalik arah meski sebentar. 

Menanggapi penurunan harga saham ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan pergerakan IHSG sepenuhnya mengikuti mekanisme pasar.  Jeffrey menjelaskan BEI tidak dalam kapasitas untuk menganalisis fluktuasi IHSG karena hal tersebut merupakan ranah para analis pasar modal.

Selain itu, ia pun mengatakan BEI tidak diperbolehkan untuk melakukan intervensi. “Yang dilakukan oleh bursa adalah menjamin peraturan atau perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien berjalan,” ucap Jeffrey kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/2).  

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham sebesar Rp 7,42 triliun dengan volume 9,19 miliar saham. Adapun frekuensi perdagangan saham tercatat 690,17 ribu kali. 

Sebanyak 79 saham menguat, 541 saham terkoreksi, dan 158 saham tidak bergerak. Sementara itu kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama siang ini sebesar Rp 10.991 triliun.

Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, seluruh sektor terpantau anjlok. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni bahan baku 4,13%. Adapun saham di sektor tersebut yang berada di zona merah yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) anjlok 5,46% ke Rp 1.520 per lembar saham.

Selain sektor bahan baku, sektor teknologi turun 2,21%, energi 2,38%, dan kesehatan 1,70%. Tak hanya itu, sektor keuangan tergelincir 2,75%, infrastruktur 2,76%, transportasi terperosok 2,72%, dan industri turun 2,97%. 

Kemudian diikuti oleh penurunan sektor konsumer siklikal sebesar 2,33%, sektor porperti 1,97%, dan konsumer non siklikal turun sebesar 2,32%. 

Di sisi lain, bursa saham Asia seluruhnya anjlok. Indeks Hang Seng tergelincir 2,31%, Shanghai Composite terkoreksi 0,87%, Straits Times melemah 0,73%, dan Nikkei turun 3,08%. 

Daftar saham top gainers hari ini:

  • PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) naik 12,67% ke Rp 845
  • PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 3,77% ke Rp 2.200
  • PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) naik 3,12% ke Rp 2.640

Daftar saham top losers hari ini:

  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 7,14% ke Rp 4.030
  • PT Bumi Resources Tbk (BRMS) turun 6,77% ke Rp 358
  • PT Indosat Tbk (ISAT) turun 6,62% ke Rp 1.480



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...