IPO Jantra Grupo (KAQI), Harga Saham Naik 18,6% saat Debut Bagaimana Prospeknya?

Nur Hana Putri Nabila
10 Maret 2025, 10:04
IPO PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) dan PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), Senin (10/3)
Katadata / nur hana nabila
IPO PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) dan PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), Senin (10/3)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Senin (10/3). Perusahaan menjadi emiten ke-10 di BEI pada tahun 2025 dan menunjuk RHB Sekuritas Indonesia sebagai penjamin dan pelaksana emisi efek perseroan.

Pada debut perdananya, saham KAQI dibuka menguat 18,64% ke level Rp 140 per lembar. Kemudian pada perdagangan pukul 09.10 WIB, sahamnya melesat 31,36% ke level Rp 155 per lembar.

Volume saham yang diperdagangkan tercatat 169,30 juta dengan nilai transaksinya Rp 169,30 juta. Sementara frekuensi perdagangannya tercatat sebanyak 27.387 kali. Adapun kapitalisasi pasar Jantra Grupo Indonesia pagi ini senilai Rp 321,75 miliar.

Dalam IPO, Jantra Grupo menawarkan 450 juta saham biasa atas nama atau sebanyak-banyaknya 21,68% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca IPO. Nilai nominal sebesar Rp 25 setiap saham. 

KAQI melepas saham dengan harga penawaran sebesar Rp 118 dari rentang Rp 100 sampai dengan Rp 120 yang ditetapkan berlaku untuk saham baru. Dari aksi ini, KAQI bakal meraup dana segar sebanyak Rp 53,10 miliar dari penawaran saham perdananya.

"IPO ini bukan lah garis akhir, melainkan sebuah awal baru untuk mencapai visi besar perusahaan," kata Imam Sujono, Direktur Utama Jantra Grupo dalam sambutannya di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (10/3).

Selain itu, Iman mengatakan perusahaan juga akan berfokus pada lima aspek yaitu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dengan standar bengkel resmi, harga lebih hemat serta menerapkan konsep Go Green dalam setiap pengerjaan. Perusahaan menurut Imam juga akan membangun hubungan kemitraan yang sinergis dengan berbagai pihak dan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Indonesia, serta menciptakan SDM yang unggul, profesional, dan berkualitas.

Rencana Penggunaan Dana IPO 

Dari dana segar yang diperoleh KAQI, sekitar 76.56% akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure. Setelah IPO Jantro Grupo berencana mengembangkan usaha untuk memaksimalkan potensi pasar yang ada.  

 

Secara rinci sekitar 44,91% atau sekitar Rp 20 miliar digunakan untuk pembelian lahan seluas 1.940 meter persegi di Bona Indah, Jakarta Selatan. Lahan ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan bengkel baru. 

 

Lalu sekitar 31,65% dalam rangka pembukaan 5 (lima) cabang bengkel baru yang terletak di Kota Bandung, Bekasi, Surabaya, dan Semarang, serta bengkel yang akan didirikan di lahan Bona Indah. Kemudian sekitar 7,01% akan digunakan oleh Perseroan untuk kegiatan operasional, seperti pembelian persediaan suku cadang, sewa kendaraan operasional, dan pengembangan aplikasi.  

 

Sisanya akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman kepada perusahaan anak. Secara rinci, sebesar 7,55% untuk belanja modal atau capital expenditure, serta 5,51% digunakan anak perusahaannya yakni PT Jantra Will Indonesia atau JWI untuk pembelian aset bengkel pihak ketiga yang terletak di Yogyakarta.  

 

Sekitar 2,04% akan digunakan PT Jantra Traspatih Indonesia atau JTras untuk pendirian bangunan bengkel dan pengadaan perlengkapan operasional dalam rangka relokasi. Selanjutnya perusahaan akan menggunakan 8,88% untuk kegiatan operasional atau operational expenditure



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...