Rosan Roeslani Soal IHSG Anjlok: Naik Lagi Usai Pengumuman Struktur Danantara

Ringkasan
- IHSG menunjukkan perbaikan setelah pengumuman struktur pengurus Danantara. Rosan Roeslani, Kepala Danantara, mengamati tren positif IHSG setelah sempat melemah.
- Meskipun IHSG membaik setelah pengumuman, indeks ini sempat anjlok hingga level 5.971 dan beberapa saham bank besar juga mengalami penurunan.
- Analis menilai penurunan IHSG masih dalam batas wajar dan memprediksi target penurunan jangka pendek di level 5.960.

Kepala Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat melemah mulai berangsur membaik setelah pengumuman struktur pengurus Danantara pada Senin (24/3).
"Kalau dilihat memang tadi pagi turun, sekarang sewaktu pengumuman Danantara justru naik kok," kata Rosan di Istana Merdeka Jakarta pada, Senin (24/3), siang.
Menteri Investasi dan Hilirisasi itu mengisyaratkan bahwa pengumuman struktur Danantara memicu respons positif pasar. "Saya lihat ternyata yang tadi sempet turun 200-300 poin, sekarang tinggal 80 dan terakhirnya trennya positif setelah pengumuman Danantara," ujar Rosan.
IHSG sempat anjlok hingga ke level 5.971 atau 4,57% pada perdagangan saham Senin (24/3), pagi pukul 10.20 WIB. IHSG kini berada di level 6.242 atau melemah 0,92% dalam perdagangan saham pada Senin (24/3) pukul 14.41 WIB, seusai pengumuman struktur Danantara.
Seiring dengan anjloknya IHSG, empat harga saham perbankan raksasa juga turun, tiga di antaranya bank pelat merah. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terperosok 4,32% ke level Rp 3.540 per lembar saham. Lalu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok 3,45% ke Rp 3.660 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi 2,95% ke Rp 4.290 per lembar saham.
Senior Technical Analyst Sucor Sekuritas, Reyhan Pratama, mengatakan penurunan IHSG saat ini masih wajar karena tren utamanya masih bearish. Sebelumnya, IHSG sempat rebound hingga mencapai area resistance di MA20, namun kini kembali melanjutkan tren bearish setelah fase rebound berakhir.
“Target penurunan IHSG untuk jangka pendek saat ini ada di 5.960,” kata Reyhan saat IHSG turun di level 3% kepada Katadata.co.id, Senin (24/3).