Struktur Lengkap Pimpinan XLSmart, Arsjad Rasjid - Retno Marsudi Jadi Komisaris

Ringkasan
- Pemerintah menargetkan pengadaan 5.000 unit mobil Maung Pindad dalam 100 hari pertama pemerintahan.
- Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran menteri dan pejabat menggunakan Maung Pindad sebagai kendaraan dinas, dengan tujuan produksi mencapai 10.000 unit untuk pejabat negara.
- Mobil Maung Pindad diprioritaskan untuk pejabat pusat dengan komponen dalam negeri sebesar 70%, sementara komponen lainnya masih diimpor dari Korea.

Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid resmi ditunjuk sebagai Presiden Komisaris XLSmart Telecom Sejahtera. Hal tersebut disetujui melalui berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel JW Marriot, Jakarta, Selasa (25/3).
Selain itu, EXCL juga mengangkat Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi sebagai Komisaris Independen. Tak hanya itu, mantan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan dan mantan Dewan Komisaris PT Link Net Tbk (LINK), Willem Lucas Timmerman juga masuk ke dalam jajaran XLSmart Telecom Sejahtera.
Berikut jajaran pengurus XLSmart Telecom Sejahtera:
Dewan Direksi
Presiden Direktur & CEO: Rajeev Sethi
Direktur & Chief Financial Officer: Antony Susilo
Direktur & Chief Technology Officer: Shurish Subbramaniam
Direktur & Chief Commercial Officer: David Arcelus Oses
Direktur & Chief Regulatory Officer: Merza Fachys
Direktur & Chief Information Officer: Yessie D. Yosetya
Direktur & Chief Enterprise and Strategic Relationships: Andrijanto Muljono
Direktur & Chief Strategy and Home: Feiruz Ikhwan
Direktur & Chief Human and Resources Officer: Jeremiah RatadhiKomisaris:
* Presiden Komisaris : Arsjad Rasjid
* Komisaris : Vivek Sood
* Komisaris : L. Krisnan Cahya
* Komisaris : Nik Rizal Kamil
* Komisaris : Sean Quek
* Komisaris : David R. Dean
* Komisaris : Independen Retno Lestari Priansari Marsudi
* Komisaris : Independen Robert Pakpahan
* Komisaris : Independen Willem Lucas Timmerman
Presiden Komisaris XLSmart Telecom Sejahtera, Arsjad Rasjid, mengatakan keberhasilan daripada XLSmart tidak hanya didukung kinerja finansial tetapi dari dampak positifnya dari masyarakat, lingkungan, dan pembangunan kawasan.
“Kami berkomitmen untuk memperluas akses digital yang inklusif, menegakkan tata kelola yang transparan, patuh, dan etis, dan memperkuat keamanan siber sebagai pondasi kepercayaan publik,” kata Arsjad dalam Konferensi Pers Merger XL Axiata dan Smartfren di Jakarta, Senin (25/3).
PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menyetujui rencana penggabungan usaha atau merger. Hal itu disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (25/3).
CEO XL Axiata, Vivek Sood, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen terhadap pasar telekomunikasi Indonesia di tengah peleburan dua usaha ini.
"Kekuatan merger akan dorong inovasi digital dan pengalaman pelanggan di seluruh negeri," ujar Viviek dalam Konferensi Pers Hasil RUPSLB XL Axiata, di Jakarta, Senin (25/3).
Seiring dengan hal itu, President Director Smartfren, Merza Fachys, mengatakan keputusan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan di industri telekomunikasi Indonesia. Tak hanya itu, mayoritas pemegang saham Smartfren telah memberikan suara merger akan melahirkan operator telekomunikasi yang lebih kuat, lebih besar, dan memiliki sumber daya lebih optimal.
“Kami mengapresiasi dukungan pemegang saham atas keputusan ini,” ucapnya dalam keterangan resmi, Selasa (25/3).