IHSG Diramal Naik usai Libur Panjang, Analis Rekomendasikan Saham BUMN
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan naik pada perdagangan hari ini, Senin (2/6). Analis merekomendasikan saham-saham Badan Usaha Milik Negara, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) hingga PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Analis BinaArtha Ivan Rosanova meramalkan IHSG hari ini melanjutkan tren kenaikan dan dapat mencapai level 7.261. Namun pergerakan indeks perlu diwaspadai jika turun di bawah level 7.143.
Menurut dia, IHSG akan menguji level support 7143, 7109, 7055 dan 7009. Sedangkan level resistance berada di 7261, 7345 dan 7444. “Indikator MACD menunjukkan kondisi netral,” kata Ivan dalam risetnya seperti dikutip Rabu (29/5).
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Adapun beberapa saham yang direkomendasikan Ivan pada awal pekan ini, yakni:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
Di sisi lain, analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan, indikator stochastic RSI berada pada area overbought berdasarkan analisis teknikal mingguan. Bollinger bands mulai melebar yang mengindikasikan potensi volatilitas. Hal ini menandakan, pasar berpotensi mengalami pergerakan fluktuatif, baik naik atau turun.
Adapun MACD masih positif tetapi momentumnya melambat. Ia pun memperkirakan IHSG mengalami koreksi minor dengan menguji level 7.100 hingga 7.050.
Menurut dia, sentimen pasar akan dipengaruhi oleh sejumlah rilis data ekonomi dari berbagai negara. Dari Amerika Serikat, investor akan mencermati data ISM Manufacturing Index, ADP Employment Change, ISM Services Index, Trade Balance, Nonfarm Payrolls, dan tingkat pengangguran (Unemployment Rate).
Dari kawasan Eropa, pasar menantikan rilis data inflasi, keputusan kebijakan moneter dari Bank Sentral Eropa (ECB) serta data penjualan ritel. Sedangkan dari Cina, akan ada rilis data Caixin Manufacturing PMI dan Caixin Services PMI yang juga berpotensi memengaruhi pergerakan pasar secara global.
Ratna mengatakan, investor perlu mewaspadai dampak meningkatnya ketidakpastian seputar perang tarif AS. Ia pun merekomendasikan saham-saham yang patut dicermati pada perdagangan awal pekan, yakni:
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
- PT United Tractors Tbk (UNTR)
- PT Astra International Tbk (ASII)
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
- PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
- PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)
Rekomendasi saham juga diberikan CGG International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan hari ini, sebagai berikut:
- BRIS: Beli jika di atas 2.940, jual rugi jika turun di bawah 2.880, target naik ke 3.060-3.120.
- CMRY: Beli jika di atas 4.780, jual jika turun di bawah 4.680, target naik ke 4.980-5.075.
- ANTM: Beli jika di atas 3.040, jual rugi jika di bawah 2.970, target naik ke 3.180-3.250.
- BBRI: Beli jika di atas 4.360, jual rugi jika turun di bawah 4.270, target naik ke 4.540-4.630.
- INCO: Beli jika di atas 3.440, jual rugi jika turun di bawah 3.370, target naik ke 3.580-3.650.
- PGEO: Beli jika di atas 1320, jual rugi jika turun di bawah 1290, target naik ke 1.380-1.410.
Adapun IHSG pada perdagangan pekan lalu ditutup melemah 0,32% ke level 7.175
