IHSG Rontok 1,54%, Nilai Transaksi Saham BBCA, BBRI dan BMRI Tembus Rp 5,9 T

Karunia Putri
2 Juni 2025, 17:44
IHSG
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berjalan di dekat layar yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (22/5/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,54%% atau 110,75 poin ke level 7.065 pada penutupan perdagangan Senin (2/6). Sebelum libur panjang, IHSG  ditutup turun 0,32% atau 23,14 poin ke level 7.175. 

Melansir data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan hari ini sebesar 26,403 milar saham. Frekuensi saham sebanyak 1,44  juta kali dan kapitalisasi market sebesar Rp 12.282 triliun. Adapun jumlah nilai transaksi hari ini sebesar Rp 22,23 triliun.

Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan pelemahan yang terjadi menjadi rentetan dari indeks bursa Asia yang mengalami koreksi. Penurunan terjadi seiring rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump menaikkan tarif impor baja dan aluminium dari 25% menjadi 50% mulai 4 Juni 2025.

Sementara dari domestik, surplus neraca perdagangan April 2025 turun menjadi US$ 0,15 miliar dari US$ 4,33 miliar dari Maret 2025. Menurut Ratna, hal ini disebabkan kenaikan impor yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekspor.

Saham perbankan raksasa dengan kapitalisasi besar hari ini banyak ditransaksikan. Merujuk data BEI, nilai transaksi tiga bank besar yaitu T Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 5,9 triliun. 

Saham BBCA menjadi saham dengan nilai transaksi tinggi hari ini sebesar Rp 2,40 triliun. Kemudian disusul saham BMRI sebesar Rp 1,90 triliun dan saham BBRI sebesar 1,66 triliun.

Pada perdagangan sesi kedua hari ini, saham sektor industri dasar mencatatkan kenaikan sebesar 0,59%. Sementara sepuluh saham lainnya masih berada di zona merah

Saham milik negara, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 6,75% atau 210 poin ke level 3.320, Sementara itu saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 1,78% atau 50 poin ke level 2.760. 

Saham sektor teknologi turun 1,30%, sektor energi turun 0,46%, sektor kesehatan turun 0,54% serta sektor keuangan turun 1,805. Kemudian kelompok saham infrastruktur turun 0,97%, kelompok saham transportasi turun 1,50% dan kelompok saham industri turun 1,27%.

Adapun saham sektor properti turun 1,16%, sektor cyclical turun 0,80% dan sektor non-cyclical turun 0,34%. Sektor cyclical adalah sektor industri yang kinerjanya sangat dipengaruhi oleh siklus ekonomi seperti industri otomotif, pariwisata, perhotelan, ritel dan hiburan.

Selanjutnya sektor non-cyclical merupakan sektor saham yang kinerjanya relatif tidak terpengaruh oleh pertumbuhan ekonomi seperti makanan dan minuman, kebutuhan rumah tangga dan kesehatan.

Daftar saham top gainer hari ini:

  • PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) naik 34,41% ke level 125
  • PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik 32,43% ke level 147
  • PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) naik 25% ke level 390
  • PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik 22,43% ke level 655
  • PT Phapros Tbk (PEHA) naik 22,30% ke level 340 

Daftar saham top loser hari ini:

  • PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) turun 20% ke level 4
  • PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) turun 14,75% ke level 416
  • PT Ifishdeco Tbk (IFSH) turun 14,66% ke level 815
  • PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) turun 14,41% ke level 202 
  • PT Tanah Laut Tbk (INDX) turun 13,98% ke level 80






Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...