Pelindo Setor Dividen ke Danantara Rp 1,7 Triliun
PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo akan membagikan dividen mencapai Rp 1,7 triliun atau 47,46% dari laba bersih tahun buku 2024. Seluruh dividen ini akan disetorkan ke rekening Danantara paling lambat akhir bulan depan.
Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perusahaan pada Selasa (24/7).
Mengutip keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan di Bursa Efek Indonesia, Pelindo menetapkan 52,54% dari laba bersih tahun lalu atau Rp 1,88 triliun sebagai saldo laba yang dicadangkan.
Adapun selain kepada Danantara, Pelindo juga akan membayarkan dividen untuk pemegang saham seri A Dwiwarna Rp 41.916 ke rekening yang ditunjuk Kementerian BUMN.
Kinerja Keuangan Pelindo
Pelindo mencatatkan laba bersih pada tahun lalu mencapai Rp 3,6 triliun, turun dibandingkan capaian perusahaan pada tahun sebelumnya Rp 3,8 triliun.
Pendapatan perusahaan masih mencatatkan kenaikan pada tahun lalu, dari Rp 33,9 triliun menjadi Rp 34,8 triliun. Namun, beban operasi perusahaan naik lebih tinggi dari Rp 27,2 triliun menjadi Rp 28,4 triliun.
Pendapatan operasional perusahaan pada tahun lalu juga mencatatkan minus Rp 190 miliar, berbanding terbalik dibandingkan kondisi 2024 yang masih positif Rp 310 miliar.
Di sisi lain, aset perusahaan tercatat naik dari Rp 118 triliun menjadi Rp 127 triliun. Kenaikan terutama terjadi pada aset lancar perseroan dari Rp 20 triliun menjadi Rp 26 triliun.
Setoran Dividen ke Danantara
Danantara sebelumnya mencatat, telah mengantongi dividen hingga Rp 150 triliun hingga pertengahan bulan ini. “Tentu saja dividen itu setoran dari seluruh BUMN dan kemudian kami akan jadikan investasi,” kata Dony dalam acara IKA Fikom Unpad Executive Breakfast Meeting Kuartal Pertama Danantara, di Hutan Kota, Plataran, Jakarta, Rabu (18/6).
Dony menjelaskan kenaikan dividen yang diterima Danantara tahun ini hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Pada 2024, Kementerian BUMN mengantongi Rp 85,5 triliun dari seluruh BUMN.
Salah satu yang menjadi penyumbang kenaikan dividen yang dikantongi Danantara adalah tingginya laba BUMN. Danantara mencatat total laba BUMN untuk tahun buku 2024 mencapai sekitar Rp 307 triliun.
