Jasa Marga (JSMR) Guyur Pinjaman ke Anak Usaha Pengelola Tol Kualanamu Rp 1,9 T
Emiten jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menyalurkan pinjaman ke anak usahanya PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) senilai Rp 1,9 triliun. Corporate Secretary and Chief Administration Officer Jasa Marga Ari Wibowo mengatakan transaksi tersebut rampung pada 30 Juni 2025.
“Objek transaksi adalah pemberian shareholder loan (SHL) dari JSMR kepada JMKT, di mana JMKT merupakan perusahaan yang dikendalikan secara langsung oleh JSMR,” tulis Ari dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (1/7).
Ari menjelaskan, transaksi pemberian pinjaman oleh Jasa Marga kepada JMKT memiliki tingkat suku bunga yang masih berada dalam rentang suku bunga pasar. Transaksi ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi keuangan perseroan.
Secara bisnis, menurut dia, keputusan pemberian pinjaman dilakukan untuk mendukung kelangsungan operasional JMKT. Berdasarkan proforma laporan posisi keuangan konsolidasian, transaksi ini menyebabkan penurunan saldo kas dan setara kas serta peningkatan saldo piutang lain-lain masing-masing sebesar Rp 1,9 triliun.
Apabila menilik kinerja kuartal pertama 2025, Jasa Marga membukukan laba bersih Rp 927 miliar hingga Maret 2025. Berdasarkan laporan keuangan per Maret 2025, torehan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 6,78% yoy menjadi Rp 6,45 triliun.
Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari pendapatan tol sebesar Rp 4,25 triliun, naik 8,42% secara tahunan. Sedangkan pendapatan segmen konstruksi mencapai Rp 1,88 triliun dan usaha lainnya Rp 328,02 miliar.
Seiring meningkatnya pendapatan, beban pokok penjualan JSMR juga naik 4,86% yoy menjadi Rp 3,78 triliun. Namun, perusahaan tetap berhasil mencetak laba kotor sebesar Rp 2,67 triliun, tumbuh 9,62% dibanding kuartal pertama 2024.
