Profil Henry Panjaitan, Direktur Jamkrindo yang Ditunjuk Jadi Wadirut BMRI
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menunjuk Henry Panjaitan sebagai wakil direktur utama. Henry saat ini menjabat sebagai Direktur Bisnis Penjaminan PT Jamkrindo.
Pria yang lahir di Jakarta pada 7 Juli 1969 ini menjabat sebagai Direktur Bisnis Penjaminan PT Jamkrindo sejak 27 Oktober 2022. Sebelum bergabung dengan Jamkrindo, ia berkarier di perbankan.
Henry pernah menduduki posisi penting seperti Direktur Treasury & International serta General Manager Divisi Internasional PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Henry menyelesaikan studi sarjananya di Universitas Padjadjaran dan kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di The University of New South Wales, Australia.
Posisi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri sebelumnya ditempati oleh Riduan yang dalam RUPSLB hari ini ditunjuk sebagai direktur utama. RUPSLB semula dijadwalkan digelar pukul 15.00 WIB. Namun berdasarkan pemberitahuan yang diinformasikan perusahaan kepada pemegang saham kemarin malam (3/8), jadwal RUPSLB dimajukan menjadi pukul 09.00 WIB.
Berikut jajaran direksi dan komisaris Bank Mandiri yang baru diangkat hari ini, Senin (4/8).
Komisaris
- Komut/Komisaris Independen : Kuswiyoto
- Wakomut/Komisaris Independen : Zainudin Amali
- Komisaris : M. Yusuf Ateh
- Komisaris : Yuliot Tanjung
- Komisaris Independen : Mia Amiati
- Komisaris : Luky Alfirman
- Komisaris Independen : Zulkifli Zaini
Direksi
- Direktur Utama : Riduan
- Wakil Direktur Utama : Henri Panjaitan
- Direktur Operation : Timoty Utama
- Direktur Information & Technology : Sunarto
- Dir Human Capital & Compliance : Eka Fitria
- Direktur Risk Management : Danis Subiyantoro
- Direktur Commercial Banking : Totok Priyambodo
- Direktur Corporate Banking : M. Rizaldi
- Direktur Consumer Banking : Saptari
- Direktur Treasury & International : Ari Rizaldi
- Direktur Finance & Strategy : Novita Widyasari
- Direktur Network & Retail Funding : Jan Winston Tambunan
Perubahan Direksi Alot
Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata.co.id sebelumnya, rencana perubahan pengurus Bank Mandiri sempat berlangsung alot hingga akhir pekan lalu. Pembahasan alot tersebut memunculkan dua opsi perubahan susunan direksi.
Opsi pertama, yakni perubahan akan dilakukan pada posisi direktur utama dan wakil direktur utama. Sedangkan opsi kedua, perubahan hanya terjadi pada posisi wakil direktur utama. "Ada dua opsi itu. Kans dirut (Bank Mandiri) saat ini bertahan masih ada," kata seorang sumber Katadata, akhir pekan lalu. Ia merujuk pada nama Darmawan Junaidi, Direktur Utama Bank Mandiri saat ini.
Meski begitu, pemerintah selaku pemegang saham utama Bank Mandiri sudah menggodok banyak nama calon pimpinan baru Bank Mandiri. Salah satu nama yang sempat mencuat dan masuk daftar adalah Alexandra Askandar, mantan Wakil Dirut Bank Mandiri yang saat ini menjabat Wakil Dirut Bank BNI.
Nama-nama yang juga beredar adalah Kuswiyoto, Komisaris Utama Bank Mandiri saat ini, yang sebelumnya pernah menjabat Direktur Utama Pegadaian. Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina saat ini, yang sebelumnya menjabat Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri.
Selain itu, ada pula nama Toni E. B. Subari, yang saat ini masih menjabat Direktur Operasional Bank Mandiri. Menurut sumber Katadata yang mengetahui proses perubahan manajemen Bank Mandiri tersebut, nama-nama tersebut bisa diplot menempati posisi direktur utama atau wakil direktur utama. "Tapi bisa saja ada perubahan nama lagi sesaat sebelum RUPSLB dimulai," katanya.
Bank Mandiri sebenarnya belum lama ini mengubah jajaran direksi saat RUPS pada Maret 2025. Darmawan Junaidi saat itu diangkat kembali memimpin Bank Mandiri untuk periode kedua pada Maret 2025. Sedangkan Riduan ditunjuk sebagai wakil direktur utama. Berdasarkan informasi dalam website Bank Mandiri, Riduan belum efektif menjabat karena masih menunggu hasil fit and proper test OJK.
Adapun dalam RUPS pada Maret 2025. Alexandra Askandar digeser dari jabatannya sebagai Wakil Direktur. Posisi Alexandra digantikan Riduan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri. Selain Alexandra Askandar, nama selanjutnya yang terdepak dari jajaran direksi, yakni Direktur Kepatuhan & SDM Agus Dwi Handaya, Direktur Jaringan & Retail Banking Aquarius Rudianto, Direktur Hubungan Kelembagaan Rohan Hafas, dan Direktur Keuangan & Strategi Sigit Prastowo.
