Puan soal Megawati Dukung Prabowo: Tak Ada Oposisi di Pemerintahan Presidensial
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menekankan bahwa dalam sistem pemerintahan presidensial tak ada oposisi maupun koalisi. Hal itu diucapakan Puan menyusul arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menginstruksikan kader partainya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Dalam pemerintahan presidensial itu tidak ada yang namanya koalisi dan oposisi, coba dibaca dulu aturannya," kata Puan menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/8).
Ia mengartikan arahan Megawati yang menyatakan PDIP sebagai penyeimbang adalah untuk mendukung semua kebijakan pemerintahan Prabowo dalam menjalankan semua program demi kepentingan bangsa. PDIP tetap akan bersuara jika ternyata ada program yang bukan untuk kepentingan rakyat.
"Jadi artinya posisinya jika kemudian program-program tersebut tidak sesuai, kami akan meluruskan, dan kami boleh berbicara dalam arti jangan sampai kemudian program itu belok-belok dan tidak untuk seluruh rakyat Indonesia," kata dia.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini pun menegaskan, tak ada satupun kader partainya yang masuk dalam kabinet Merah Putih hingga saat ini. "Sampai saat ini tidak ada orang di dalam atau kader PDI Perjuangan yang masuk dalam kabinet," kata Puan.
Megawati dalam kongres PDIP yang digelar di Bali beberapa waktu lalu menyatakan dukungan PDIP terhadap pemerintahan Presiden Prabowo meskipun tak masuk dalam kabinet. Ia menyebut, PDIP tak akan menjadi oposisi.
"Peran kita adalah memastikan bahwa pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi," kata Megawati dalam keterangan yang diterima, Sabtu (2/8).
Kendati tak menjadi oposisi, Megawati memastikan PDIP akan bersikap kritis terhadap setiap penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila, keadilan sosial, dan hukum yang berlaku.
“Kami akan bersuara lantang jika ada kebijakan yang tidak sesuai dengan amanat penderitaan rakyat,” kata Megawati.
