IHSG Diprediksi Menguat, Analis Jagokan Saham MBMA, PGAS hingga PTBA

Karunia Putri
12 Agustus 2025, 06:15
IHSG
Katadata/Fauza Syahputra
Pekerja berjalan di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/8/2025). IHSG ditutup naik 72,53 poin atau 0,96% ke level 7.605 pada perdagangan di awal pekan ini.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan naik pada perdagangan saham, Selasa (12/8). Analis merekomendasikan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) hingga PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan, IHSG dapat melanjutkan tren naik menuju level resistance  7.720. Kendati demikian, Ivan mewaspadai jika IHSG masih berada di bawah level 7.667. Fase konsolidasi diperkirakan masih berlangsung.

Level support IHSG berada di 7.432, 7.354 dan 7.271. Sementara itu, level resistance terdekat berada di 7.667, 7.720 dan 7.805. “Indikator MACD menunjukkan kondisi netral,” kata Ivan dalam keterangannya, Selasa (12/8). 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Ivan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini, yaitu:

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), beli di harga Rp 374 – 394 dengan target harga terdekat di Rp 464 
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), beli jangka pendek (trading buy) pembelian di harga Rp 1.600 – 1.650 dengan target harga terdekat di Rp 1.725 
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA), beli di harga Rp 2.300 – 2.350 dengan target harga terdekat di Rp 2.590 
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), beli di harga Rp 2.460 – 2.570 dengan target harga terdekat di Rp 2.720 
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), ambil untung (take provit) sebagian di Rp 1.855 sebagai target harga terdekat.

Analis Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa setelah penutupan kemarin, indikator Stochastic RSI membentuk golden cross di area oversold. Selain itu, terjadi penyempitan jarak antara garis MACD dan garis sinyal.

“Dengan kondisi tersebut, diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level 7.680,” ujarnya.

Dari pasar global, investor tengah menantikan data tingkat pengangguran Inggris untuk bulan Juni 2025, yang diperkirakan stabil di kisaran 4,7%. Selain itu, investor juga menunggu data inflasi CPI AS bulan Juli, yang diperkirakan naik menjadi 2,8% secara tahunan (year on year/yoy) dari 2,7% pada Juni 2025.

Dia kemudian merekomendasikan beberapa saham yang patut dicermati pada perdagangan hari ini, yakni:

  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
  • PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 72,53 poin atau 0,96% ke level 7.605 pada perdagangan kemarin, Senin (11/8).  

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, nilai transaksi saham mencapai Rp 15,85 triliun dengan volume 25,59 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,93 juta kali. Sebanyak 383 saham menguat, 227 saham terkoreksi, dan 190 saham tidak bergerak. Kapitalisasi pasar IHSG pada mencapai Rp 13.732 triliun.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...