IHSG Berpotensi Menguat, Analis Jagokan Saham BBRI, INCO hingga TLKM
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan naik pada perdagangan Kamis (28/8). Analis merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) hingga PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai IHSG saat ini bergerak di kisaran support Rp7.858 dan resistance Rp7.981. Menurutnya, penembusan salah satu level tersebut akan menjadi penentu arah pergerakan IHSG selanjutnya.
Ia menambahkan, IHSG berpeluang menguji resistance di level Rp8.025 jika mampu menembus di atas 7.981. Sebaliknya, bila turun di bawah 7.858, IHSG berpotensi melemah hingga mengisi gap di area 7.800–7.835.
Level support IHSG berada di 7.858, 7.739, 7.660 dan 7.559. Sementara itu, level resistance terdekat berada di 7.981, 8.025, 8.102 dan 8.182.
“Indikator MACD menunjukkan adanya kondisi netral,” kata Ivan dalam keterangannya, Kamis (28/8).
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Ivan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini, yaitu:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), beli di harga Rp 3.950 – 4.010 dengan target harga terdekat di Rp 4.220
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT), beli di harga Rp 1.930 – 2.080 dengan target harga terdekat di Rp 2.600
- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), beli di harga Rp 2.530 – 2.640 dengan target harga terdekat di Rp 2.900
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO), beli di harga Rp 3.700 – 3.800 dengan target harga terdekat di Rp 3.980
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), beli di harga Rp 7.400 – 7.550 dengan target harga terdekat di Rp 8.175.
Menurut Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama, secara teknikal IHSG masih dalam fase kondisi bullish dan berada dalam area expanding diagonal yang menandakan volatilitas harga akan meningkat.
“Berdasarkan indikator stochastic K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif. Meski demikian berdasarkan JCI (Jakarta Composite Index) terjadi penjualan bersih investor asing kemarin dengan total sebesar Rp 212,58 juta,” kata Nafan dalam risetnya dikutip Kamis (28/8)
Dia menyampaikan, investor mengamati perkembangan seputar upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memecat Gubernur The Fed Lisa Cook. Menurutnya, langkah Trump ini dapat mengikis independensi The Fed.
Di sisi lain, pasar sendang menunggu data indikator rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli konsumen di AS (US Personal Consumption Expenditures) sebagai acuan arah kebijakan moneter The Fed di tengah gejolak politik. Sementara itu, Bank Indonesia telah memberi sinyal bahwa siklus penurunan suku bunga acuan masih akan berlanjut.
Mirae Asset Sekuritas memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini, yaitu:
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), beli di harga Rp 1.580-1.665 dengan target harga terdekat di Rp 1.695, 1.740 dan 1.925
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), beli di harga Rp 1.630-1.690 dengan target harga terdekat di Rp 1.715, 1.755 dan 2.290
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), beli di harga Rp 3.140-3.180 dengan target harga terdekat di Rp 3.250, 3.370 dan 3.450.
