Anak Usaha Pelindo (IPCM) Tambah 2 Kapal Tunda, Laba Semester I 2025 Melesat 15%

Karunia Putri
9 September 2025, 15:02
IPCM, pelabuhan
ANTARA FOTO/Yudi Manar/foc.
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten di bawah Grup Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berencana menambah dua kapal tunda baru dengan kapasitas masing-masing 3.200 tenaga kuda dan 2.400 tenaga kuda. Ekspansi ini ditaksir membutuhkan dana mencapai Rp 148 miliar.

Direktur Armada dan Operasi IPCM Arief Hermawan mengatakan, tambahan kapal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perseroan, khususnya dalam membantu kapal besar berlabuh, bersandar maupun bermanuver di pelabuhan. Dua kapal tersebut ditargetkan beroperasi tahun depan.

IPCM saat ini mengoperasikan 96 unit armada, yang terdiri dari 61 kapal tunda, 30 kapal pandu dan 5 kapal lainnya.

“Armada ini menjadi tulang punggung pelayanan IPCM,” kata Arief dalam paparan publik 2025 BEI, Selasa (9/9).

Sepanjang semester pertama 2025, aktivitas layanan IPCM meningkat. Layanan pemanduan di luar Grup Pelindo naik 22,93% menjadi 10.041 layanan dari sebelumnya 8.168 layanan pada periode yang sama tahun 2024.

Sementara itu, layanan pemanduan bersama Grup Pelindo tercatat mencapai 38.107, naik tipis 0,21% dari 38.026 layanan pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama IPCM Shanti Puruhita mengatakan, perseroan tengah mencari peluang kerja sama dengan mitra strategis, termasuk perusahaan offshore dan terminal khusus (Tersus), terutama di wilayah tambang yang potensinya masih terbuka lebar.

Selain itu, IPCM juga menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat fundamental bisnis, di antaranya digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, penguatan sistem internal, serta penambahan armada. 

Shanti menyebut, IPCM juga berinovasi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dengan menguji coba penggunaan panel surya pada kapal dan mengevaluasi potensi penggunaan sumber energi alternatif lain bagi kapal harbor.

Kinerja Keuangan IPCM Selama Semester I 2025

Sepanjang semester pertama 2025, IPCM membukukan laba bersih Rp 90,02 miliar, naik 15,01% dari Rp 78,27 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan perseroan juga tumbuh menjadi Rp 714 miliar dari Rp 598,75 miliar secara tahunan (year on year). Adapun beban pokok pendapatan naik menjadi Rp 553,72 miliar dari Rp 461,51 miliar.

Dari total pendapatan tersebut, jasa pelayanan kapal menyumbang Rp 690,44 miliar, sedangkan jasa pengangkutan dan lainnya Rp 23,55 miliar.

Hari ini pukul 14.15 WIB, harga saham IPCM turun 1,68% atau 2 poin ke level 292. Sejak awal tahun, sahamnya naik tipis 0,69%.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...