IHSG Diramal Naik, Analis Jagokan Saham ISAT, BREN hingga TOBA
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan naik pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10). Analis merekomendasikan investor mengoleksi saham PT Indosat Tbk (ISAT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) hingga PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova menilai, IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan meskipun indikator MACD mulai menunjukkan pelemahan momentum (bearish). Ivan menjelaskan, IHSG telah menembus level resistance 8.157 sehingga membuka jalan IHSG untuk melanjutkan tren naik sebelumnya menuju level 8.200-8.256, berdasarkan analisis Fibonacci projection.
Menurut dia, momentum positif masih terjaga selama IHSG berada di atas level 8.076. Ia memperkirakan level support IHSG berada di 8.076, 8.034, 8.005 dan 7.940, sedangkan level resistance terdekat berada di 8.200, 8.246 dan 8.300.
“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” kata Ivan dalam keterangannya, Rabu (24/9).
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Ivan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini, yaitu:
- PT Indosat Tbk (ISAT), tahan atau hold dengan target harga terdekat di Rp 1.725
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), hold atau ambil untung (take profit) sebagian di Rp 2.170 sebagai target harga terdekat
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), beli di Rp 930 – 980 dengan target harga terdekat di Rp 1.140
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), beli di Rp 590 – 605 dengan target harga terdekat di Rp 725
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), beli di Rp 1.890 – 1.990 dengan target harga terdekat di Rp 2.340.
Sementara itu, Phintraco Asset Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak mendatar atau terkonsolidasi hari ini. Secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk golden cross, sedangkan histogram negatif MACD menyempit. IHSG ditutup di atas level MA5, tetapi volume jual mengalami kenaikan.
“Sehingga IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi pada rentang level 8.080-8.180,” kata Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Phintraco Sekuritas pun merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati hari ini, di antaranya adalah saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
IHSG sebelumnya ditutup naik 0.27% di level 8.139 pada perdagangan kemarin. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini mencapai Rp 28,20 triliun dengan volume 46,14 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,93 juta kali.
Sebanyak 260 saham menguat, 419 saham terkoreksi, dan 119 saham tidak bergerak. Kapitalisasi pasar IHSG pada sore ini mencapai Rp 15.249 triliun.
