Profil Dony Oskaria, COO Danantara Ditunjuk Jadi Kepala Badan Pengaturan BUMN
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN atau BP BUMN hari ini di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/10). Sebelumnya, Dony menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri BUMN, menggantikan Erick Thohir yang dilantik menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 17 September lalu.
Selain melantik Ketua BP BUMN, Presiden juga melantik Aminuddin Ma’ruf dan Tedi Bharata sebagai Wakil BP BUMN. Pelantikan petinggi BP BUMN tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 109/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BP BUMN.
Adapun pembentukan BP BUMN merupakan tindak lanjut dari amandemen keempat Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN) yang disahkan pemerintah bersama DPR pada 2 Oktober 2025. Aturan tersebut menjadi dasar hukum perubahan nomenklatur dari Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN.
Sebelumnya, Dony Oskaria menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dalam Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran. Dia berbagi tugas dengan Kartika Wirjoatmodjo dan Aminuddin Ma’ruf untuk mendampingi Erick Thohir saat masih menjabat Menteri BUMN.
Selain itu, Dony juga tercatat sebagai Chief Operating Officer Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia). Dengan diangkatnya Dony menjadi Kepala BP BUMN, maka ia merangkap dua jabatan strategis yang mengelola usaha-usaha negara, bersamaan menjadi COO Danantara.
Seperti apa profil Dony Oskaria dan bagaimana sepak terjangnya?
Profil dan Jejak Karier Dony Oskaria
Sebelum menjadi Kepada BP BUMN, Dony Oskaria menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN menggantikan Erick Thohir. Sebelum itu, Dony memangku jabatan sebagai Wakil Menteri BUMN dalam Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia 73/M Tahun 2024 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
Dia berbagi tugas dengan Kartika Wirjoatmodjo dan Aminuddin Ma’ruf untuk mendampingi Erick Thohir saat masih menjabat Menteri BUMN. Selain itu, Dony juga tercatat sebagai Chief Operating Officer Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia.
Dony Oskaria lahir di Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada 26 September 1969. Ia menempuh pendidikan dasar di kampung halamannya, kemudian melanjutkan pendidikan menengah di Padang dan Jakarta.
Awalnya, Dony kuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Andalas, namun merasa tidak cocok dengan bidang tersebut. Ia kemudian pindah ke Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Bandung, dan lulus pada 1994.
Setelah itu, ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari The Asian Institute of Management, Filipina, pada 2009. Karier profesional Dony dimulai di sektor perbankan sebagai petugas call center Bank Universal.
Berkat kinerjanya, ia menanjak hingga menjadi kepala divisi personal banker. Pada 2004, ia bergabung dengan Bank Mega, lalu dipercaya menempati berbagai posisi strategis di CT Corp, salah satu konglomerasi besar di Indonesia.
Selama di CT Corp, Dony sempat menjabat sebagai CEO di sejumlah anak perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, hiburan, dan pariwisata. Keterlibatannya dalam investasi CT Corp di Garuda Indonesia mengantarkannya menjadi Wakil Direktur Utama dan kemudian anggota Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada 2014–2019.
Selain berkarier di sektor korporasi, Dony juga aktif dalam pengembangan industri pariwisata nasional. Pada Januari 2016, ia ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai anggota Dewan Penasihat Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), dengan fokus pada sektor pariwisata.
Bersama Muhammad Lutfi, Dony mengembangkan sejumlah proyek hotel, restoran, dan resor di Jakarta serta Padang, serta turut mendorong pengembangan agroindustri di Sumatera Barat. Pada 2021, Dony diangkat sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata.
Di bawah kepemimpinannya, InJourney berfokus pada integrasi dan sinergi bisnis antara sektor penerbangan dan pariwisata untuk memperkuat daya saing Indonesia di kancah global. Sebelum bergabung kembali ke pemerintahan melalui Kementerian BUMN, Dony menjabat sebagai Direktur Utama InJourney periode 2021–2024, kemudian menjadi Wakil Menteri BUMN sejak Oktober 2024.
