IHSG Diramal Lanjutkan Koreksi, Saham AKRA hingga PTPP Dijagokan Analis

Karunia Putri
23 Oktober 2025, 06:15
ihsg, bursa, saham
Katadata / nur hana nabila
IHSG melemah pada perdagangan sesi I, Senin (1/9)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diramal turun pada perdagangan hari ini. IHSG sebelumnya ditutup turun 1,04% ke level 8.152 di perdagangan kemarin. 

Analis merekomendasikan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT PP Tbk (PTPP) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG mulai memasuki masa koreksi dalam struktur internalnya. Tanda itu tampak karena MACD yang menunjukkan sinyal death cross dan ditutup di bawah garis SMA-20.

Kata Ivan, jika koreksi IHSG menembus di bawah level 8.059, maka IHSG akan mencari level support yang lain. Level support IHSG berada di 8.059, 8.009 dan 7.892. Sementara itu, level resistance terdekat berada di 8.300, 8.400 dan 8.486.

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” kata Ivan dalam keterangannya, Kamis (23/10). 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Ivan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini, yaitu:

- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), tahan jual beli saham (hold) dengan target harga terdekat di Rp 1.205 

- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), beli jangka pendek (trading buy) pada rentang harga Rp 2.950 – 3.050 dengan target harga terdekat di Rp 3.350

- PT Astra International Tbk (ASII), hold atau trading buy pada rentang harga Rp 5.950 – 6.050 dengan target harga terdekat di Rp 6.425

- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), hold dengan target harga terdekat di Rp 3.860

- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), beli pada rentang harga Rp 2.290 – 2.350 dengan target harga terdekat di Rp 2.760.

Sedangkan Phintraco Sekuritas menyatakan, IHSG masih berada di fase bullish dalam jangka menengah. Hal tersebut karena indeks berada di atas level MA100 dan MA200.

Meski begitu, Phintraco menilai, dalam jangka pendek IHSG akan menguji level MA20 di sekitar level 8.121. “Sehingga diperkirakan IHSG cenderung sideways dengan kecenderungan melemah pada kisaran Rp 8.050-8.200,” kata tim riset Phintraco Sekuritas. 

Turunnya indeks pada perdagangan kemarin disebabkan aksi ambil untung atau profit taking yang dipicu oleh koreksi mayoritas indeks di bursa Asia serta keputusan Rapat Dewan Gubernur BI yang mempertahankan suku bunga acuan.

Selain itu koreksi signifikan harga komoditas emas, juga mendorong pelemahan pada saham-saham berbasis komoditas emas. 

Phintraco Sekuritas kemudian merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati hari ini. Beberapa yang menjadi rekomendasi di antaranya adalah saham PT PP Tbk (PTPP), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Elnusa Tbk (ELSA) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...