Saham Kalbe Farma (KLBF) Rebound Usai Laba Naik 10,97%, Saatnya Masuk?

Karunia Putri
28 Oktober 2025, 12:26
IHSG Hari Ini
Bareksa
Ilustrasi. Kalbe farma, KLBF
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten kesehatan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,63 triliun hingga 30 September 2025. Capaian ini meningkat 10,97% dibandingkan dengan laba bersih Kalbe Farma pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,37 triliun.

Merujuk laporan kinerja keuangan periode Januari - September 2025, Kalbe membukukan penjualan senilai Rp 25,98 triliun, naik 7,22% dibandingkan dengan penjualan periode Januari - September 2024 sebesar Rp 24,23 triliun. 

Kenakan penjualan KLBF ditopang oleh penjualan dari sejumlah segmen. Pada penjualan di segmen obat resep naik 11,03% menjadi Rp 7,65 triliun. Penjualan segmen kesehatan terjual senilai Rp 3,59 triliun, sedangkan penjualan segmen nutrisi turun dari Rp 6,17 triliun menjadi Rp 6,04 triliun. Sementara segmen distribusi logistik mencatatkan penjualan sebanyak Rp 8,69 triliun.

Dalam paparan publik yang digelar BEI pada Jumat (12/9), manajemen KLBF telah menyebut terdapat penurunan penjualan di sektor nutrisi. Emiten sektor kesehatan ini juga merevisi target pertumbuhan pendapatan dari 8-10% menjadi 6-8% hingga akhir tahun 2025.

Harga Saham KLBF Rebound saat IHSG Rontok

Hal menarik terjadi dalam pergerakan saham Kalbe Farma (KLBF) kemarin, Senin (27/10). Saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh tajam 1,87% pada penutupan perdagangan, bahkan anjlok hampir 3% pada sesi pertama, harga saham KLBF justru mengalami pemulihan (rebound).  

Merujuk data perdagangan BEI, harga saham KLBF ditutup naik 4,08% atau 50 poin ke level 1.275 pada perdagangan kemarin. Hari ini secara intraday pukul 11.34 WIB, harga saham KLBF naik 4,31% atau 55 poin ke level 1.330. Kendati demikian, harga sahamnya terkoreksi 2,21% sejak awal tahun.

Retail Research Analyst CGS International Sekuritas Indonesia, Sharon Natasha mengatakan, kenaikan harga saham KLBF terjadi karena rilisnya kinerja keuangan kuartal ketiga perseroan. Pertumbuhan kinerja yang dicatatkan Kalbe Farma menjadi sentimen positif terhadap gerak sahamnya.

Overall ini cukup solid dari sisi pendapatan dari Kalbe Farma. Dan secara laba bersih ini juga masih mencatatkan pertumbuhan yang cukup menarik secara tahunan,” kata Sharon dalam keterangannya Selasa (28/10).

Tim riset CGS Sekuritas memberikan rekomendasi tambah (add) untuk saham KLBF dengan target harga ke Rp 1.650. Dalam jangka pendek, level support KLBF di Rp 1.250 dan Rp 1.225 sementara untuk resistance berada di level 1.300 dan 1.325.

Sementara itu, Samuel Sekuritas menetapkan target harga KLBF di level 1.420. Samuel Sekuritas menyarankan investor untuk membeli saham KLBF di level 1.275 - 1.200, jual jika berada di bawah 1.165. 

“KLBF breakout trendline dan menunjukkan tanda pembalikan arah dengan volume yang cukup solid,” katanya.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...