Investor Asing Net Buy Rp5,5 T Sepekan, Saham Bank Jumbo BBCA, BBRI, BMRI Diburu
Investor asing kembali mencatatkan aksi beli dengan nilai jumbo di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang periode 27-31 Oktober 2025, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 5,53 triliun, meningkat 30,73% dibandingkan aksi beli di pekan sebelumnya sebesar Rp 4,23 triliun.
Selama pekan kemarin, investor global di pasar modal Tanah Air mencatatkan transaksi pembelian saham dengan total sebesar Rp 40,62 triliun. Jumlah ini lebih tinggi dari catatan penjualan sebesar Rp 35,09 triliun.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) paling laris dibeli asing sepanjang periode tersebut dengan total transaksi sebesar Rp 1,61 triliun. Kemudian disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dibeli senilai 186,6 miliar.
Saham lainnya yang turut diborong adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 199 miliar dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai 185,8 miliar dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sejumlah Rp 156 miliar.
“Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih Rp 1,13 triliun dan sepanjang tahun 2025,” kata Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi dikutip Senin (3/11).
Kautsar menjelaskan, data perdagangan saham di BEI selama pekan terakhir Oktober menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian, yang naik 3,72% menjadi 31,61 miliar lembar saham, dari pekan sebelumnya 30,47 miliar lembar saham.
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian juga naik 1,55% menjadi Rp 22,63 triliun, dibandingkan Rp 22,28 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga menurun 1,79% menjadi 2,32 juta kali transaksi, dari 2,37 juta kali transaksi sepekan sebelumnya.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,3%, ditutup pada level 8.163,875, turun dari 8.271,722 pada pekan sebelumnya. Adapun kapitalisasi pasar BEI turun 2,48% menjadi Rp 14.857 triliun, dibandingkan Rp 15.234 triliun pada pekan sebelumnya.
Berikut daftar lengkap saham-saham yang menopang IHSG satu minggu ini:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): menopang 23,38 poin untuk IHSG, naik 3,02% dalam sepekan
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): menopang 21,20 poin, naik 3,38%
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): menopang 14,04 poin, naik 3,74%
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): menopang 10,24 poin, naik 9,09%
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): menopang 5,96 poin, naik 9,91%
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): menopang 4,86 poin, naik 4,55%
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM): menopang 3,88 poin, naik 41,51%
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK): menopang 3,26 poin, naik 7,73%
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): menopang 3,06 poin, naik 7,69%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO): menopang 2,71 poin, naik 12,83%
Di sisi lain, terdapat deretan saham yang menjadi top laggards atau saham yang paling menekan indeks, yakni:
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): memberatkan 63,45 poin terhadap IHSG, turun 16,98% selama sepekan
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): memberatkan 20,49 poin, turun 5,45%
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): memberatkan 18,23 poin, turun 7,49%
- PT Astra International Tbk (ASII): memberatkan 18,04 poin, turun 6,46%
- PT DCI Indonesia Tbk (DCII): memberatkan 14,17 poin, turun 5,02%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT): memberatkan 11,29 poin, turun 5,22%
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): memberatkan 8,71 poin, turun 2,43%
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): memberatkan 7,50 poin, turun 8,22%
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): memberatkan 6,99 poin, turun 7,8%
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): memberatkan 6,99 poin, turun 4,47%
