Pelayaran Jaya (PJHB) Pakai Dana IPO Beli 3 Kapal, Bidik Pendapatan Tumbuh 20%

Karunia Putri
6 November 2025, 12:07
IPO
Katadata / Karunia Putri
Komisaris Utama PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) Hero Gozali
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten transportasi dan logistik yang baru debut di Bursa Efek Indonesia, PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) berencana akan membeli tiga kapal baru berjenis Landing Craft Tank (LCT). Pembelian kapal berkapasitas 2.500 DWT akan menghabiskan anggaran Rp 153,40 miliar. 

Pembangunan kapal ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk meningkatkan kapasitas armada dan memenuhi permintaan pengangkutan alat berat serta kontainer dari klien-klien perusahaan.  Kapal baru ditarget rampung pada November 2025.

Komisaris Utama PJHB Hero Gozali mengatakan, perseroan akan fokus dahulu dalam pembelian dan operasi tiga kapal tersebut. Jika dalam waktu ke depan perseroan memiliki rencana melakukan ekspansi, Hero menyatakan akan menggunakan dana internal dari perusahaan.

“Khusus uang IPO yang dapat Rp 158,4 miliar itu nggak cukup [untuk ekspansi lainnya]. Karena perusahaan sehat, ya perusahaan yang dukung lagi. Dananya ditambah dari sana,” katanya ketika ditemui wartawan setelah IPO PJHB di Main Hall BEI, Kamis (6/11).

Adapun hingga saat ini, PJHB memiliki sebanyak 5 unit kapal dengan kapasitas angkut antara 1.300–2.500 metrik ton. Dengan 3 tambahan kapal baru yang akan dibeli PJHB, maka armada perseroan akan bertambah menjadi delapan. 

“Urgensi pembangunan 3 ini untuk mendukung rencana bisnis perseroan kedepannya dimana seluruh armada kapal yang dimiliki perseroan saat ini utilisasi terpakai sudah maksimum sehingga perlu adanya kapal baru,” katanya. 

Dari sisi keuangan, perseroan menargetkan peningkatan kinerja signifikan dengan pendapatan diproyeksikan mencapai sekitar Rp 144 miliar dalam lima tahun ke depan, atau naik hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2024. Sementara itu, laba bersih juga diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat dalam periode yang sama. 

“Kalau berapa persen, kurang lebih kita harapkan sekitar 10-20% dari pendapatan tahun lalu,” ujarnya.

Adapun PJHB resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Kamis (6/11). Harga sahamnya menembus batas atas harga atau auto rejection atas (ARA), naik 24,85% 82 poin ke level Rp 412 saat baru dibuka. Perusahaan menjadi emiten ke-24 yang terdaftar di bursa Indonesia pada tahun ini. Volume saham yang diperdagangkan saat pembukaan mencapai 9.83 ribu saham.

Kinerja Keuangan 2024 

Apabila menilik kinerja keuangannya, pendapatan PJHB pada tahun yang berakhir 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 54,66 miliar, turun Rp 1,43 miliar atau 2,56% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 56,09 miliar. 

Penurunan ini disebabkan oleh tidak beroperasinya dua kapal secara penuh, yaitu Lien Star 88 yang menjalani perbaikan selama 61 hari dan CJH 9 yang melakukan docking selama 61 hari. 

Sementara itu, laba tahun berjalan pada 2024 sebesar Rp 17,19 miliar, turun Rp 5,09 miliar atau 22,86% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp 22,28 miliar. Penurunan laba ini terutama disebabkan oleh penurunan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp 5,11 miliar atau 22,10%.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...