Purbaya Ungkap Kans Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung di Kursi Wamen
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mundur dari jabatannya. Mundurnya Juda terjadi beriringan dengan Presiden Prabowo Subianto mengirimkan Surat Presiden atau Surpres pengganti juda ke DPR.
Salah satu kandidat pengganti Juda adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono. Thomas adalah pejabat publik yang juga merupakan keponakan Prabowo.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dukungannya pada Thomas. Di sisi lain, ia tak menampik bahwa ada pertukaran posisi antara Juda dan Thomas.
“Pertukaran yang saya pikir seimbang. Enggak ada yang aneh” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1).
Purbaya menegaskan, perubahan struktur ini tak akan mengusik independensi BI. Menurut Purbaya, BI dan Kemenkeu memiliki peran yang berbeda namun saling berkaitan.
“Kami jalankan fiskal, mereka jalankan moneter. Kita koordinasi di KSSK untuk memastikan kebijakannya, walaupun sama-sama independen, tapi memastikan kedua kebijakan bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat seperti yang disarankan di rapat KSSK barusan dengan DPR,” kata Purbaya.
Pada kesempatan yang sama, Purbaya mengaku akan bertemu dengan Juda dalam waktu dekat. Ia mengatakan ingin bertanya mengenai kabar tersebut.
“Nanti saya mau ketemu dengan Pak Juda, mungkin besok kali. Saya mau lihat niatnya dia apa sih?” kata Purbaya sambil tertawa.
Purnaya menuturkan, jika nanti Thomas sudah masuk ke dalam struktur BI, maka otomatis ia bukan lagi menjadi elemen dari pemerintah. Hal itu, kata dia, menegaskan bahwa Thomas akan independen nantinya.
“Kalau elemen pemerintah adalah saya akan mengirim orang setiap ada sidang Dewan Gubernur yang berhubungan dengan bunga. Boleh kan di undang-undangnya, itu unsur pemerintah. Kalau ini bukan, independen, kelihatannya kalau jadi ya,” kata dia.
Kabar pengajuan nama Thomas sebelumnya diberitakan Reuters berdasarkan dua sumber anonim. Rencana ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan independensi Bank Indonesia di tengah upaya pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi.
Para investor khawatir Bank Indonesia kemungkinan berada di bawah tekanan seiring target ambisius pertumbuhan ekonomi Prabowo yang mencapai 8% pada tahun 2029, dari sekitar 5% saat ini. Kekhawatiran ini meningkat, terutama setelah Bank Indonesia meluncurkan kesepakatan pembagian beban baru tahun lalu untuk mendanai beberapa program pemerintah.
Thomas sempat menghadiri setidaknya satu tinjauan kebijakan moneter bank sentral sebagai perwakilan menteri keuangan, tetapi tidak memiliki hak suara.
Katadata.co.id telah meminta konfirmasi kepada Thomas Djiwandono, Juda Agung, dan Juru Bicara Bank Indonesia melalui pesan singkat. Namun hingga berita ini diturunkan, ketiganya belum memberikan jawaban.
Jajaran dewan gubernur BI saat ini terdiri dari gubernur, dewan gubernur senior, dan empat anggota dewan gubernur. Mereka yang saat ini atau sebelumnya menduduki jabatan tersebut biasanya berasal dari pejabat karier bank sentral, ekonom, mantan eksekutif bank komersial.
Dalam proses pemilihannya, nama jajaran dewan gubernur BI diajukan oleh presiden, yang kemudian perlu mendapatkan persetujuan DPR.
Mengutip situs Bank Indonesia, Juda Agung resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 tanggal 24 Desember 2021. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 6 Januari 2022 dengan masa jabatan seharusnya berakhir pada 2027.
