Purbaya Klaim Mampu Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim mampu menyulap rupiah menguat dalam semalam. Ia mengomentari kurs rupiah yang terus melemah hingga nyaris mendekati Rp 17.000 per dolar AS pada perdagangan Selasa (20/1).
“Saya tahu betul alasannya (rupiah melemah) kenapa, dan betul memperbaikinya dua hari, semalam-dua malam selesai itu,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1).
Namun, Purbaya menegaskan, kewenangan stabilisasi rupiah berada di bawah Bank Indonesia, yang bukan merupakan wewenangnya saat ini. Purbaya menilai, rupiah seharusnya tak melemah di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Ketika capital masuk ke sini besar, kenapa rupiahnya melemah? Coba tanya mereka deh (Bank Sentral), karena saya enggak bisa intervensi untuk menjelaskan, itu kan otoritas Bank Sentral,” katanya.
Kurs rupiah melemah meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menanjak hingga sempat mencetak rekor tertinggi atau all time high baru pada perdagangan intraday di level 9.169.
Purbaya memastikan pemerintah terus memperbaiki pondasi ekonomi, karena menurutnya jika aktivitas ekonomi di dalam negeri meningkat, akan menarik minat investor asing.
“Anda lihat di pasar modal kan naik kan, pasar modal enggak mungkin naik kalau enggak ada investor asing yang masuk sini juga. Jadi seharusnya kalau lihat dari supply dolar harusnya enggak kekurangan nih. Cuman Anda mestinya tanya ke Bank Sentral apa policy-nya, saya enggak tahu,” kata dia.
Ia mengatakan akan memperbaiki dan menjaga ekonomi ke depan sehingga rupiah akan cenderung menguat. Purbaya mengatakan dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan bersama DPR telah mendapat permintaan dari DPR agar lebih bersinergi.
“Jadi mesin-mesin ekonomi dengan kebijakan yang sinergis antara kita, Bank Sentral, OJK, dan LPS, harusnya mesin-mesin ekonomi kita akan bergerak semua. Pemerintah, swasta, akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke tingkatan lebih cepat lagi,” katanya.
Di sisi lain, ia menuturkan IHSG sebagai sinyal pada investor dan pelaku bisnis di dalam maupun luar negeri untuk menunjukkan perkembangan yang tengah terjadi.
“Rupiah nanti pelan-pelan akan menguat. Enggak ada alasan Rupiah melemah ketika modal masuk ke sini. Ya kan? Menurut Anda gimana? Makanya ada yang aneh kan? Anda tanya ke Bank Sentral,” kata Purbaya.
