Emiten Pelayaran ELPI Akuisisi Kapal Crew Boat Rp 38 M, Perkuat Bisnis Offshore
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menambah armada dengan mengakuisisi satu unit kapal jenis crew boat bernama JAWARA 3401. Transaksi pembelian kapal tersebut diketahui berlangsung pada Kamis (29/1) lalu.
Dalam laporan yang dirilis Jumat (30/1) kemarin, manajemen ELPI menjelaskan bahwa dalam transaksi itu perseroan bertindak sebagai pembeli. Sementara penjualnya adalah PT Ekalya Purnamasari Offshore (ELPIO). Transaksi itu dituangkan dalam akta jual beli kapal yang dibuat di hadapan notaris di Surabaya.
Kapal JAWARA 3401 yang dibeli ELPI adalah crew boat dengan panjang 33,70 meter dan lebar 7 meter. Kapal tersebut memiliki tonase kotor (GT) 181 serta tonase bersih (NT) 55, dan telah terdaftar secara resmi di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.
"Nilai transaksi pembelian kapal JAWARA 3401 yang disepakati adalah sebesar Rp38 miliar," kata Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo, melalui keterbukaan informasi bursa, Jumat (30/1).
Manajemen menyatakan, transaksi ini tidak termasuk dalam kategori transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 17/POJK.04/2020 karena nilainya masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator (minimal 20% dari ekuitas perseroan).
Kendati demikian, transaksi ini diklasifikasikan sebagai transaksi afiliasi. Pasalnya, ELPI adalah pemegang saham mayoritas di ELPIO dengan kepemilikan sebesar 95%.
"Transaksi telah dilakukan sesuai ketentuan POJK Nomor 42/POJK.04/2020 terkait transaksi afiliasi dan benturan kepentingan," ujar Wawan.
Manajemen ELPI memproyeksikan akuisisi kapal JAWARA 3401 bakal memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional perseroan. Penambahan armada ini dinilai dapat meningkatkan fleksibilitas operasional sekaligus memperkuat kapasitas layanan ELPI di segmen offshore support vessel.
Selain memperkuat armada, perseroan berharap transaksi tersebut dapat mendorong peningkatan pendapatan seiring dengan bertambahnya kemampuan ELPI dalam melayani kebutuhan transportasi dan logistik laut, khususnya untuk kegiatan lepas pantai. Langkah ini juga dinilai strategis di tengah upaya perseroan memperkuat posisi di industri pelayaran nasional.
Ke depan, ELPI menyatakan akan terus melakukan optimalisasi aset dan pengembangan armada guna menjaga kinerja operasional dan keberlanjutan usaha. Perseroan menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan prinsip keterbukaan informasi dan tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap aksi korporasi yang dilakukan.
