Asing Net Buy Rp 944 M saat IHSG Jeblok di Bawah 8.000, Borong BMRI dan BUMI

Agustiyanti
8 Februari 2026, 17:11
IHSG, saham, asing, investor asing, BMRI, BUMI
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz
Ilustrasi. IHSG pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (6/2), anjlok hingga 2,08% ke level Rp 7.935.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy mencapai Rp 944 miliar pada perdagangan Jumat (6/2) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun di bawah level 8.000. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bumi Resources Indonesia Tbk (BUMI) paling banyak diborong. 

Berdasarkan data Stockbit, investor asing mencatatkan transaksi beli bersih di BMRI mencapai Rp 679,9 miliar dan BUMI sebesar Rp 171,48 miliar. Harga saham BMRI tak bergerak di level Rp 5.050, sedangkan BUMI anjlok 5,83% ke level Rp 226. 

IHSG pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (6/2), anjlok hingga 2,08% ke level Rp 7.935. Saham BMRI dan BUMI juga terpantau menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai transaksi masing-masing mencapai Rp 1,48 triliun dan Rp 1,39 triliun. 

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga ramai diperdagangkan dengan nilai transaksi masing-masing Rp 1,35 triliun dan Rp 1,06 triliun. Namun, kedua saham ini terpantau paling banyak dilepas investor asing. 

Investor asing mencatatkan transaksi saham BBRI mencapai Rp 213,55 miliar, sedangkan di BBCA mencapai Rp 109,14 miliar. Harga saham BBCA turun 1,6% ke level Rp 7.675, sedangkan BBRI turun 1,82% ke level Rp 3.780 di akhir pekan ini. 

Data  Bursa Efek Indonesia mencatat, transaksi di pasar saham pada Jumat (6/2) masih didominasi oleh investor lokal dengan porsi mencapai 60% dari total transaksi. Investor asing mencatatkan transaksi beli sebesar Rp 8,34 triliun, sedangkan transaksi jual sebesar Rp 7,39 triliun.

Berikut 10 saham yang paling banyak diborong investor asing pada Jumat (6/2).:

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 679,9 miliar 
  2. PT Bumi Resources Indonesia Tbk (BUMI) Rp 171,48 miliar
  3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 157,6 miliar
  4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 66,07 miliar
  5. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 58,05 miliar
  6. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 56,17 miliar
  7. PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp 40,14 miliar
  8. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 33,95 miliar
  9. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 33,45 miliar
  10. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 33,22 miliar

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...