IHSG Sesi I Naik 0,98%, Emiten Happy Hapsoro BUVA, MINA, RAJA dan RATU Bangkit

Nur Hana Putri Nabila
9 Februari 2026, 12:49
Pengunjung berjalan di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). IHSG ditutup melemah 4,88% atau 406,88 poin ke level 7.922 dengan volume transaksi perdagangan me
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berjalan di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). IHSG ditutup melemah 4,88% atau 406,88 poin ke level 7.922 dengan volume transaksi perdagangan mencapai 50,39 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,94 juta kali.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,98% ke 8.012 pada perdagangan sesi pertama awal pekan ini, Senin (9/2). Sebanyak 423 saham menguat, 244 saham terkoreksi, dan 152 saham tidak bergerak.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 9,59 triliun dengan volume 23,35 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,41 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama ini sebesar Rp 14.527 triliun. 

Seiring dengan kenaikan IHSG, deretan saham-saham milik suami Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani, Happy Hapsoro terpantau melonjak. Padahal pada pekan sebelumnya saham-saham terafiliasi Happy Hapsoro sempat turun dalam lantaran terseret kasus yang melibatkan emiten hapsoro lainnya yaitu PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA)

Di antara saham Hapsoro yang bangkit adalah PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melesat 18,38% ke Rp 1.095 dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 12,13% ke Rp 4.990.

Kemudian diikuti PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 10,62% ke Rp 250 dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melesat 10% ke Rp 3.850 per lembar saham. 

Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, delapan sektor terpantau di zona hijau. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni bahan baku naik 3,83%. Adapun saham di sektor tersebut yang terpantau naik yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 4,31% ke Rp 3.870 per lembar saham. 

Di sisi lain, bursa saham Asia seluruhnya kompak hijau. Indeks Hang Seng naik 1,60%, Straits Times terangkat 0,61%, Nikkei melesat 4,40%, dan Shanghai Composite naik 1,24%. 

Saham top gainers:

  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) naik 18,38% ke Rp 1.095
  • PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 12,13% ke Rp 4.990
  • PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 10,62% ke Rp 250

Saham top losers:

  • PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) turun 3,42% ke Rp 705
  • PT Indosat Tbk (ISAT) turun 2,33% ke Rp 2.100
  • PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 2,22% ke Rp 88
 
 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...