IHSG Ditutup Naik ke 8.031, Saham BUMI, BBCA, ANTM dan BMRI Diburu Investor

Nur Hana Putri Nabila
9 Februari 2026, 16:47
Seorang pria berjalan di atas layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 13.43 waktu Jakarta Automated Trading Syst
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang pria berjalan di atas layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (28/1/2026). BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 13.43 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah penurunan IHSG mencapai delapan persen ke posisi 8.261,79 imbas dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara (hold) proses rebalancing indeks untuk saham-saham di pasar saham Indonesia.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melesat 1,22% ke 8.031 pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/2).  Sebanyak 433 saham menguat, 252 saham terkoreksi, dan 136 saham tidak bergerak.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 17,86 triliun dengan volume 40,69 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,27 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hari ini sebesar Rp 14.567 triliun. 

Seiring dengan hijaunya IHSG, daftar saham teraktif berdasarkan nilai transaksi, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat nilai transaksi sebesar Rp 1,39 triliun dengan volume perdagangan mencapai 5,91 miliar lembar dan saham ditutup di Rp 240.

Di posisi berikutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan nilai transaksi sebesar Rp 1,31 triliun dengan volume 174,75 juta lembar. Saham bank swasta terbesar ini ditutup di Rp 7.500.

Lalu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat nilai transaksi Rp 883,23 miliar dengan volume perdagangan 177 juta dan harga sahamnya ditutup di Rp 5.000. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga masuk daftar saham teraktif dengan nilai transaksi Rp 809,22 miliar dan volume 215.606.400 lembar, ditutup pada harga Rp 3.770 rupiah.

Dari sektor pertambangan, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat nilai transaksi Rp 563,16 miliar dengan volume 146 juta dan harga sahamnya ditutup di Rp 3.890. Dari sebelas sektor yang ada di BEI, sembilan sektor terpantau di zona hijau.

Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni bahan baku naik 4,41%. Adapun saham di sektor tersebut yang terpantau naik yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 4,85% ke Rp 3.890 per lembar saham. 

Di sisi lain, bursa saham Asia seluruhnya kompak hijau. Indeks Hang Seng naik 1,76%, Straits Times terangkat 0,54%, Nikkei melesat 3,89%, dan Shanghai Composite naik 1,41%.  

Saham top gainers:

  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) naik 22,16% ke Rp 1.130
  • PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 13,48% ke Rp 5.050
  • PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 9,73% ke Rp 248

Saham top losers:

  • PT Avia Avian Tbk (AVIA) turun 2,59% ke Rp 452
  • PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) turun 3,10% ke Rp 1.095
  • PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 5,56% ke Rp 85

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...