Emiten Boy Thohir Siap Garap Pemurnian Emas Tambang Pani Rp 9,85 Triliun

Ahmad Islamy
10 Februari 2026, 18:56
EMAS
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) anak usaha MDKA
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), menggarap Tambang Emas Pani di Gorontalo.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) bakal menggarap pengolahan dan pemurnian produk pertambangan emas di Tambang Emas Pani, Gorontalo, melalui dua anak usahanya. Hal itu tertuang dalam perjanjian kerja sama senilai hampir Rp 10 triliun antara PT Pani Bersama Tambang (PBT) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS).

Dalam pengumuman terbarunya, emiten terafiliasi Garibaldi Thohir (Boy Thohir) itu menyebutkan bahwa PBT dan PETS baru saja menandatangani perjanjian pengolahan dan pemurnian yang berlaku efektif sejak 6 Februari 2026.

"Perjanjian berlaku sampai dua tahun dan akan terus diperpanjang otomatis dengan periode yang sama sampai dilakukan pengakhiran (oleh para pihak)," kata manajemen EMAS dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Selasa (10/2).

Berdasarkan perjanjian tersebut, PBT akan menyediakan fasilitas pengolahan dan pemurnian (refining) untuk mengolah bijih emas hasil tambang PETS. Kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah mineral, sejalan dengan kebijakan hilirisasi mineral sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2021.

Adapun estimasi nilai transaksi mencapai Rp 9,85 triliun, atau setara dengan 155% dari nilai ekuitas EMAS berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 30 September 2025. Dengan nilai tersebut, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material sesuai POJK Nomor 17/2020, karena melebihi ambang batas 50% dari ekuitas perseroan.

Kendati demikian, EMAS menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak memerlukan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) maupun penunjukan penilai independen. Hal ini mengingat transaksi dilakukan antarperusahaan terkendali.

Sebagai informasi, EMAS secara langsung menguasai 99,99% saham PBT, serta secara langsung dan tidak langsung memiliki 99,99% saham PETS. Selain itu, transaksi ini juga tergolong sebagai transaksi afiliasi berdasarkan POJK Nomor 42/2020, mengingat hubungan kepemilikan dan adanya kesamaan pengurus antara PETS dan MDKA.

Manajemen EMAS menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mendukung kelancaran operasional Tambang Emas Pani. Mengingat lokasi usaha PBT dan PETS berada dalam satu wilayah operasional yang sama, sinergi ini dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat rantai nilai internal grup EMAS.

"Transaksi ini tidak menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan, melainkan diharapkan dapat memperkuat operasional dan mendukung pertumbuhan usaha perseroan jangka panjang," bunyi laporan itu lagi.

EMAS menargetkan produksi emas perdana di Tambang Emas Pani pada kuartal I 2026 setelah memulai proses irigasi heap leach pada 27 Januari lalu. Tahapan ini menjadi salah satu fase akhir sebelum realisasi produksi emas perdana sesuai target.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...